Senin, 02 Agustus 2010

Malam Ini

Malam ini hujan lagi dan aku sedih banget karna kok aku bisa2xnya nyakitin perasaanku sendiri dgn menjauh dan menghindari dia........

Bodohnya aku........

Kuintip langit tak berawan lewat jendela kamarku dan juga kulihat rembulan serta bintang tak turut menyambut senja. Karna semalam ini hujan trus mengairi aku dalam kepenatan hingga aku hanya merengkuh di sudut ruangku. Ingin rasanya ku rekat langit sampai tak bercelah agar angkasa tak terkuak lagi batasnya pada dunia, lalu kupanggil temanku si awan kecil... Tanyaku padanya
"Apa yang kau linangkan dalam sedihmu?"
"Apa yang kau tangisi dalam laramu?"
Hanya anggukan bisu yang kutemukan dalam jawabnya. Maka ku buka lagi jendela kamarku dan ku tatap ia sekali lagi. Dan baru aku mengerti saat itu....

Si awan kecil menangis untuk birunya hatiku

2 komentar:

Anonim mengatakan...

pedemu itu ika........ minta ko dl izin dr si empunya awan br bs ko ksh msk2 di tulisanmu wkwkwkw..... emangx awan bs bicara? kok tau dia nangis u/ mu...... sapatau dia nangis u/ ku?? huaaa..... btw MENGAKU K BGS TAWWA TULISAN2MU..:)
(DE' TO GA MACCONTEK KO...WKKWKW)

KEEP LIKE THAT MY AFRO SISTA....... LOVE U

StiKa MarDjaeNi mengatakan...

weleh2 ini siapa ya??? kok nggak nyantumin nama??? heheheeeee,,, Si Awan dah kubeli hak patennya kemarin jadi aku mutusin untuk nyimpen dia di blog ku :p Ndak mencontek ka ini cezzzz,,, tulisan asli dari otak kundru ku :p wwwkwwwkkkk
Btw, thanks for kommennya ya??

Posting Komentar

Senin, 02 Agustus 2010

Malam Ini

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 21.53
Malam ini hujan lagi dan aku sedih banget karna kok aku bisa2xnya nyakitin perasaanku sendiri dgn menjauh dan menghindari dia........

Bodohnya aku........

Kuintip langit tak berawan lewat jendela kamarku dan juga kulihat rembulan serta bintang tak turut menyambut senja. Karna semalam ini hujan trus mengairi aku dalam kepenatan hingga aku hanya merengkuh di sudut ruangku. Ingin rasanya ku rekat langit sampai tak bercelah agar angkasa tak terkuak lagi batasnya pada dunia, lalu kupanggil temanku si awan kecil... Tanyaku padanya
"Apa yang kau linangkan dalam sedihmu?"
"Apa yang kau tangisi dalam laramu?"
Hanya anggukan bisu yang kutemukan dalam jawabnya. Maka ku buka lagi jendela kamarku dan ku tatap ia sekali lagi. Dan baru aku mengerti saat itu....

Si awan kecil menangis untuk birunya hatiku

2 komentar on "Malam Ini"

Anonim mengatakan...

pedemu itu ika........ minta ko dl izin dr si empunya awan br bs ko ksh msk2 di tulisanmu wkwkwkw..... emangx awan bs bicara? kok tau dia nangis u/ mu...... sapatau dia nangis u/ ku?? huaaa..... btw MENGAKU K BGS TAWWA TULISAN2MU..:)
(DE' TO GA MACCONTEK KO...WKKWKW)

KEEP LIKE THAT MY AFRO SISTA....... LOVE U

StiKa MarDjaeNi on 2 Agustus 2010 22.38 mengatakan...

weleh2 ini siapa ya??? kok nggak nyantumin nama??? heheheeeee,,, Si Awan dah kubeli hak patennya kemarin jadi aku mutusin untuk nyimpen dia di blog ku :p Ndak mencontek ka ini cezzzz,,, tulisan asli dari otak kundru ku :p wwwkwwwkkkk
Btw, thanks for kommennya ya??

Posting Komentar