Aku hanya manusia biasa yang selalu berusaha melakukan yang terbaik, bagi hidupku, bagi orang-orang yang tercinta yang hadir disisiku, termasuk dirimu - walaupun apa yang aku lakukan tak akan pernah menjadi bagian berarti buat hari-harimu, tidak apa-apa, aku memang ingin melakukannya, buatmu...
Kalau tiba-tiba kerinduan datang menyerang, temanku terindah adalah selembar bantal yang sering menampung tangisan rinduku, karena aku tak mengijinkan seorangpun tau, betapa sepinya hidupku tanpamu. Lalu aku berbicara banyak pada Tuhan, untuk menjagamu disetiap langkah yang kau ambil, karena hanya Tuhan yang bisa kutitipi dirimu...
Dan disaat sendiriku, kutuliskan beribu lembar surat rindu yang tak pernah terkirim seperti yang kau baca ini... Biarkan rinduku menjadi bagian indah hatiku tentangmu, biarkan tangisanku menjadi bagian sepi hatiku tanpamu, dan cintaku adalah hiasannya, walaupun katamu semua itu tak berguna. Biar saja semuanya tetap ada disini sampai kau menyadari bahwa tidak akan ada lagi sayang setulus yang kuberi...
Kamis, 06 Mei 2010
Mimpi
Selangkah kutapakkan kakiku...Meninggalkan semua yang baru saja berlalu.....Lalu berhenti sejenak dan berfikir, mungkin aku mimpi buruk barusan......
Lalu kuayunkan langkah lagi....kembali, seperti meninggalkan sesuatu yang seharusnya tak pernah kubiarkan pergi dari hidupku....dan langkahku kembali terhenti oleh sebaris sayatan yang begitu saja melintas di sekitar dadaku...., haruskah aku kembali berfikir bahwa luka ini juga mimpi...???
Saat air mata menetes, saat kakiku serasa lunglai tak ingin berdiri, saat pandanganku mulai kosong menembus setiap arah pandangku..., akankah luka ini kuakui sebagai mimpiku..? Sementara waktu yang berputar terus mengingatkanku, bahwa hariku penuh dan tak mungkin sempat bermimpi.........
Cinta: katanya kamu janji nggak akan datang untuk menyakiti lagi...atau kamu sudah jadi seperti manusia yang sangat mudah berkata bohong? Ya sudah kalau itu maumu, tapi harusnya kamu tau selama ini aku selalu mengagungkanmu. Apakah tidak cukup itu untuk membuatmu berhenti melukaiku? Tidak cukupkah itu untuk membuatmu tidak bertingkah seenakmu lagi? Sudahlah sudah...aku inginkan dirimu hanya bila kau berjanji tidak akan menambah luka disini..Cinta, ketahuilah bahwa keberadaanmu seharusnya adalah keindahan, kebahagiaan, dan bukannya air mata...
Lalu kuayunkan langkah lagi....kembali, seperti meninggalkan sesuatu yang seharusnya tak pernah kubiarkan pergi dari hidupku....dan langkahku kembali terhenti oleh sebaris sayatan yang begitu saja melintas di sekitar dadaku...., haruskah aku kembali berfikir bahwa luka ini juga mimpi...???
Saat air mata menetes, saat kakiku serasa lunglai tak ingin berdiri, saat pandanganku mulai kosong menembus setiap arah pandangku..., akankah luka ini kuakui sebagai mimpiku..? Sementara waktu yang berputar terus mengingatkanku, bahwa hariku penuh dan tak mungkin sempat bermimpi.........
Cinta: katanya kamu janji nggak akan datang untuk menyakiti lagi...atau kamu sudah jadi seperti manusia yang sangat mudah berkata bohong? Ya sudah kalau itu maumu, tapi harusnya kamu tau selama ini aku selalu mengagungkanmu. Apakah tidak cukup itu untuk membuatmu berhenti melukaiku? Tidak cukupkah itu untuk membuatmu tidak bertingkah seenakmu lagi? Sudahlah sudah...aku inginkan dirimu hanya bila kau berjanji tidak akan menambah luka disini..Cinta, ketahuilah bahwa keberadaanmu seharusnya adalah keindahan, kebahagiaan, dan bukannya air mata...
Untukmu
Mungkin aku bukan yang terbaik
Dan tak akan pernah jadi yang terbaik
Dihatimu...
Dimatamu...
Namun,
Adakalanya ketika hati ini berharap
Bahwa walau hanya 1 menit
Dalam ribuan detik yang kau habiskan
Aku ingin menjadi bagian didalamnya..
Semoga suatu saat
Ketika raga dan jiwa ini telah berpulang
Aku akan ada dalam 1 menit-mu...
Dan tak akan pernah jadi yang terbaik
Dihatimu...
Dimatamu...
Namun,
Adakalanya ketika hati ini berharap
Bahwa walau hanya 1 menit
Dalam ribuan detik yang kau habiskan
Aku ingin menjadi bagian didalamnya..
Semoga suatu saat
Ketika raga dan jiwa ini telah berpulang
Aku akan ada dalam 1 menit-mu...
Tuhan........!!!!!!!!!
Akhirnya aku menyadari hidup ini sungguh amat sangat beratnya, Tuhan...
Seringkali aku menerawang sambil melantunkan ribuan doa hanya untuk mengadu padaMu, ke hadiratMu....
Kadangkala aku menangis dalam lelap mimpiku hanya untuk mengais lenganMu dan kembali mengadu, kadangkala aku hampir tak kuasa menahan segalanya,
Tapi kataMu dalam setiap bisikan jawaban doa-doaku, aku harus kuat...dan aku terus mencoba untuk tegar berdiri menyambut kejutan apalagi yang akan Kau berikan untukku esok, esok dan esok lagi...
Aku minta maaf kalau kadang aku hampir memilih mundur dari panggung yang Kau buat susah-susah untukku, karena ternyata naskah yang Kau ciptakan terlalu sulit untuk kuhafalkan....maafkan aku.....
Tapi aku tau, Kau selalu siap mendengarkan aku bercerita diantara isak tangis tertahan dan akhirnya keluar juga.....aku yakin Kau membelai kepalaku disaat aku bersujud menangis sambil menyebut namaMu berulang-ulang dan memohon ampun,.......aku pun yakin Kau akan menepati janjiMu bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, aku yakini itu setiap langkah kakiku mulai goyah karena lelah.....
Tolong kuatkan lagi langkahku yang Kau sendiri pasti tau, rasanya sudah ingin beristirahat....Kuatkan hatiku untuk tetap bertahan menjadi bintang panggungMu yang sesungguhnya indah (dan sangat indah).....
Kadang aku ingin berteriak, "Jangan sulit-sulit kalau membuat cerita !!!!!!" tapi aku tau Kau adalah penulis Terhebat, pasti Kau akan membuat juga Yang Terunik......
Tapi tolonglah bantu aku menjalani setiap peran yang Kau sediakan untukku.....
Aku tak mampu berbuat apa-apa tanpaMu....Sungguh !!!
Tadi malam aku berdoa, merintih sendirian, dan yang kumohonkan padaMu adalah keikhlasan menerima segala yang Kau berikan padaku apapun bentuknya, semoga Kau mengabulkannya pelan-pelan....Limpahi aku dengan kesabaran dan ketulusan menerima karuniaMu Tuhan.....
........dan aku tetap meyakini, segala sesuatu yang Kau atur akan indah pada waktunya.....
Seringkali aku menerawang sambil melantunkan ribuan doa hanya untuk mengadu padaMu, ke hadiratMu....
Kadangkala aku menangis dalam lelap mimpiku hanya untuk mengais lenganMu dan kembali mengadu, kadangkala aku hampir tak kuasa menahan segalanya,
Tapi kataMu dalam setiap bisikan jawaban doa-doaku, aku harus kuat...dan aku terus mencoba untuk tegar berdiri menyambut kejutan apalagi yang akan Kau berikan untukku esok, esok dan esok lagi...
Aku minta maaf kalau kadang aku hampir memilih mundur dari panggung yang Kau buat susah-susah untukku, karena ternyata naskah yang Kau ciptakan terlalu sulit untuk kuhafalkan....maafkan aku.....
Tapi aku tau, Kau selalu siap mendengarkan aku bercerita diantara isak tangis tertahan dan akhirnya keluar juga.....aku yakin Kau membelai kepalaku disaat aku bersujud menangis sambil menyebut namaMu berulang-ulang dan memohon ampun,.......aku pun yakin Kau akan menepati janjiMu bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, aku yakini itu setiap langkah kakiku mulai goyah karena lelah.....
Tolong kuatkan lagi langkahku yang Kau sendiri pasti tau, rasanya sudah ingin beristirahat....Kuatkan hatiku untuk tetap bertahan menjadi bintang panggungMu yang sesungguhnya indah (dan sangat indah).....
Kadang aku ingin berteriak, "Jangan sulit-sulit kalau membuat cerita !!!!!!" tapi aku tau Kau adalah penulis Terhebat, pasti Kau akan membuat juga Yang Terunik......
Tapi tolonglah bantu aku menjalani setiap peran yang Kau sediakan untukku.....
Aku tak mampu berbuat apa-apa tanpaMu....Sungguh !!!
Tadi malam aku berdoa, merintih sendirian, dan yang kumohonkan padaMu adalah keikhlasan menerima segala yang Kau berikan padaku apapun bentuknya, semoga Kau mengabulkannya pelan-pelan....Limpahi aku dengan kesabaran dan ketulusan menerima karuniaMu Tuhan.....
........dan aku tetap meyakini, segala sesuatu yang Kau atur akan indah pada waktunya.....
Minggu, 07 Maret 2010
aQ Bersedia Bersamamu
.jpg)
aQ bersedia bersamamu
Bukan untuk kebahagiaan sesaat...
aQ bersedia berjalan denganmu
Bukan untuk tawa yang berderai...
aQ menggenggam tanganmu
Bukan untuk senyum yang terlukis..
aQ bersedia bersamamu
Demi hari-hari kedepan
Yang akan kita tempuh bersama...
Demi marah yang akan aQ teriakan...
Demi kesalahan yang akan kita maafkan...
Demi khilaf yang tak kan terulang...
aQ bersedia bersamamu
Karena aQ akan menyelam
Terjun, terpuruk, terjatuh, tergores.
terobati atau apapun bersamamu...
Tetapi diatas smua itu
aQ bersedia bersamamu
Karena aQ mencintaimu....
Sabtu, 06 Maret 2010
Arti Hadirmu
Jika sedih melanda
Dengan hanya memandangmu
aQ rasakan kebahagiaan
Yang mampu hapus sedihQ
JIka galau menyeruak
Dengan senyummu yang ada
Mampu buyarkan kegalauan
TepikanQ dalam damai
Sungguh besar arti dirimu
Kau yang mampu bangkitkan asaQ kembali
Kau yang kuatkan aQ tuk hadapi cobaan
Bersama cintamu yang tlah aQ miliki
Hanya cinta dan kasihmu
Yang kan slalu aQ jaga
Tertulis indah dalam tinta keabadian
Yang kan selalu ada untukmu
Kasih
Kau adalah cinta sejatiQ
Kasihmu akan slalu menyinari
Menerangi gelapnya hatiQ
Dengan hanya memandangmu
aQ rasakan kebahagiaan
Yang mampu hapus sedihQ
JIka galau menyeruak
Dengan senyummu yang ada
Mampu buyarkan kegalauan
TepikanQ dalam damai
Sungguh besar arti dirimu
Kau yang mampu bangkitkan asaQ kembali
Kau yang kuatkan aQ tuk hadapi cobaan
Bersama cintamu yang tlah aQ miliki
Hanya cinta dan kasihmu
Yang kan slalu aQ jaga
Tertulis indah dalam tinta keabadian
Yang kan selalu ada untukmu
Kasih
Kau adalah cinta sejatiQ
Kasihmu akan slalu menyinari
Menerangi gelapnya hatiQ
Maafkan aQ Sayang

HatiQ bimbang...
Saat keheningan menyelimuti malam
HatiQ ragu...
Saat aQ pandangi rembulan hilang dibalik awan
Adakah keraguan dan kebimbangan ini kau rasakan???
Dirimu jauh dari pandanganQ
Entah apa yang sedang kau pikirkan saat ini
Kita terpisah ruang dan waktu
Tuk saling ungkapkan rasa yang ada
Dibalik dekapan mesra dan kecup hangat
Apakah ini akhir dari cerita cinta kita???
Tuk saling bungkam dan tak bicara???
Betapa rindu ini menyakitiQ
Disaat dirimu benar menjauh dariQ
Datanglah padaQ
Buang egomu tatap diri ini
Yang tak dapat menemukanmu
Namun hancur karena merindukanmu
Maafkan ulahQ
Maafkan ucapQ
Bukalah pintu hatimu
Dan biarkan cinta bicara
Menyairkan bait penyesalan
Akan semua sikapQ padamu
Dengarlah sayang...
aQ hancurkan dinding ego hati ini
Hanya tuk mengembalikanmu kesisiQ
Biarlah rindu dan penyesalan ini
Terbang bersama angin malam yang kan menyapamu...
aQ kangen kamu sayang........
aQ Telah Menjadi Bagian Dari Jiwamu
aQ sedang ingin melupakanmu
Agar otakQ bisa bekerja lagi
Agar aQ tak perlu bermimpi
Tapi aQ....
aQ telah jauh terperosok dalam rangkaian pesona
Getaran hatimu yang kau kirim padaQ
aQ tak sanggup lari atau sembunyi
aQ memilih terperangkap di sini
Wahai engkau pengganggu jiwaQ
Teruslah hidup dalam kepura2an
Seolah tak kau pedulikan aQ
Seolah anggap aQ angin lalu
Terima kasih kau telah bangkitkan kembali rasa ini
Rasa yang telah terkubur dalam sanubari
aQ tak akan berharap
Hanya ingin ...
Suatu hari, kau akan menyadari
aQ telah menjadi bagian dari jiwamu ...
Agar otakQ bisa bekerja lagi
Agar aQ tak perlu bermimpi
Tapi aQ....
aQ telah jauh terperosok dalam rangkaian pesona
Getaran hatimu yang kau kirim padaQ
aQ tak sanggup lari atau sembunyi
aQ memilih terperangkap di sini
Wahai engkau pengganggu jiwaQ
Teruslah hidup dalam kepura2an
Seolah tak kau pedulikan aQ
Seolah anggap aQ angin lalu
Terima kasih kau telah bangkitkan kembali rasa ini
Rasa yang telah terkubur dalam sanubari
aQ tak akan berharap
Hanya ingin ...
Suatu hari, kau akan menyadari
aQ telah menjadi bagian dari jiwamu ...
Jeritan HatiQ

TersungkurQ dalam doaQ
aQ datang kehadapanMu dengan kesedihan mendalam
aQ jatuhkan semua asa pedih dalam ucapQ
Merenung, bertanya dan menangis
Kenapa cinta yang Engkau hadirkan begitu sangat menyayat hati
Apa arti mencinta pabila ego menguasai
Apa arti dicinta pabila hanya berupa siksa
aQ hanya ingin dicintai dengan sepenuh hati
Tanpa harus merana...
aQ hanya butuh hati yang tulus
Tanpa harus mengiba
Adilkah ini Tuhan?
Mencintai tapi berbalas dusta
Apakah kebesaran cinta harus dengan menerima?
Apakah kemuliaan cinta harus dengan air mata?
lelah hati menanggung semua pedih
Berikanlah setitik kesejukan
Agar aQ mampu lalui semua ini
Berikanlah aQ hati yang damai
Agar aQ mampu mengampuni
Berikanlah aQ cinta yang mengalir tanpa henti
Agar aQ mampu mencintai
Bila semua ini harus aQ lalui
Biarlah semua tangis dan seruQ ini
Kan menjadi tawa bahagia pada akhirnya nanti
Jumat, 05 Maret 2010
My Soulmate
Kekasih adalah tempat diri menenun cinta
Merangkai dua pribadi menjadi seuntai mutiara nan indah
Menyatu dalam hantaran kedewasaan diri nan anggun
Kekasih bukanlah dia yang menjadi pacar,
Kekasih adalah belahan jiwa
Membentuk lingkaran hidup yang tak terputus
Menggenggam masa depan dalam asa
Mengarungi lautan kehidupan...
Dalam ikatan mahligai cinta.......
Membentangkan jalan kemandirian yang bersahaja
Dalam wawasan spiritual...
KekasihQ adalah belahan jiwaQ....
Peluk cium serta doaQ
aQ sampaikan dan aQ layangkan
Dalam hangat keriduanQ padamu......
Merangkai dua pribadi menjadi seuntai mutiara nan indah
Menyatu dalam hantaran kedewasaan diri nan anggun
Kekasih bukanlah dia yang menjadi pacar,
Kekasih adalah belahan jiwa
Membentuk lingkaran hidup yang tak terputus
Menggenggam masa depan dalam asa
Mengarungi lautan kehidupan...
Dalam ikatan mahligai cinta.......
Membentangkan jalan kemandirian yang bersahaja
Dalam wawasan spiritual...
KekasihQ adalah belahan jiwaQ....
Peluk cium serta doaQ
aQ sampaikan dan aQ layangkan
Dalam hangat keriduanQ padamu......
Menantimu
Tanpamu..
Malam ini terasa sepi sekali sayang.
Hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring, menyentak lamunanQ.
Kadang pilu, menggugah sudut hatiQ.
Mengusik segala diamQ.
Kembalikan kenangan waktu itu.
Di malam ketika kau ada bersamaQ.
Suara-suara itu semakin lama makin membahana.
Berirama di telingaQ.
Mengikuti detak-detak jantungQ.
Terasa semakin bernada.
Seakan mengajakQ melangkah untuk berdansa.
Dalam irama ilusi, aQ semakin asyik bermimpi tentangmu.
aQ terus menari...
Terbang...
Melayang...
Sampai menembus gumpalan awan.
Halus, lembut.
Tersentuh oleh ujung-ujung jariQ.
Putih, biaskan cahaya indah di pelupuk mataQ.
aQ terus menari, menghibur diri, mengisi sepi.
Mengukir rasa pada hari-hari ini.
Tanpamu.
aQ tenggelam dalam nadaQ.
Terlarut dalam rangkaian kata-kataQ.
aQ terus menari dan akan tetap menari.
Sampai kau datang lagi.
Sampai kau kembali datang mengusir malamQ yang sepi.
Malam ini terasa sepi sekali sayang.
Hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring, menyentak lamunanQ.
Kadang pilu, menggugah sudut hatiQ.
Mengusik segala diamQ.
Kembalikan kenangan waktu itu.
Di malam ketika kau ada bersamaQ.
Suara-suara itu semakin lama makin membahana.
Berirama di telingaQ.
Mengikuti detak-detak jantungQ.
Terasa semakin bernada.
Seakan mengajakQ melangkah untuk berdansa.
Dalam irama ilusi, aQ semakin asyik bermimpi tentangmu.
aQ terus menari...
Terbang...
Melayang...
Sampai menembus gumpalan awan.
Halus, lembut.
Tersentuh oleh ujung-ujung jariQ.
Putih, biaskan cahaya indah di pelupuk mataQ.
aQ terus menari, menghibur diri, mengisi sepi.
Mengukir rasa pada hari-hari ini.
Tanpamu.
aQ tenggelam dalam nadaQ.
Terlarut dalam rangkaian kata-kataQ.
aQ terus menari dan akan tetap menari.
Sampai kau datang lagi.
Sampai kau kembali datang mengusir malamQ yang sepi.
Menuju Padamu
Pesona malam yang telah membiusQ...
MenenggelamkanQ dalam pekatnya malam...
Kutatap sang langit..
Berharap secercah cahaya...
Menerangi jalanQ...
Untuk kembali padanya...
Yang setia menanti...
Dan seolah alam mendengar jeritQ...
Laskar-laskar bintang mulai menari diatas sana...
Seolah lilin-lilin surga mulai menampakkan sinarnya...
LangkahQ kian riang...
Ingin segera memeluknya...
aQ tatap gelap malam dibelakangQ...
aQ tersenyum...
Semakin aQ yakin aQ telah memilih...
aQ ingin dia..
Yang menantiQ di bawah langit yang indah
Tersenyum padaQ...
Pelukku erat...
aQ tatap langit...
Bisikku...
Terima kasih sayang...
MenenggelamkanQ dalam pekatnya malam...
Kutatap sang langit..
Berharap secercah cahaya...
Menerangi jalanQ...
Untuk kembali padanya...
Yang setia menanti...
Dan seolah alam mendengar jeritQ...
Laskar-laskar bintang mulai menari diatas sana...
Seolah lilin-lilin surga mulai menampakkan sinarnya...
LangkahQ kian riang...
Ingin segera memeluknya...
aQ tatap gelap malam dibelakangQ...
aQ tersenyum...
Semakin aQ yakin aQ telah memilih...
aQ ingin dia..
Yang menantiQ di bawah langit yang indah
Tersenyum padaQ...
Pelukku erat...
aQ tatap langit...
Bisikku...
Terima kasih sayang...
Bersamamu
Ketika cinta berkata lirih
Ada kepedihan yang terasa perih
Sanggupkah diri terus berlari
Menjauhkan bayangmu jauh ke dasar hati
Biarkan aQ mengalun
Membawa tawamu yang anggun
Jika satu saat kau terbangun
Hampiri aQ di dekatnya embun
Kekasih..
Apa kau mengingat memory itu
Ketika mata turut beradu
Ada kebahagiaan yang menyatu
Kekasih..
Dalam ruang hanya kau dan aQ
Dalam senyum, tangis dan juga rindu
Ketika raga bergemuruh ragu
Selalu dekap aQ
Dan selalu tenangkan aQ
Dalam kenangan
Dalam kerinduan
Dalam kegilaan
Bersamamu.....
Hanya untukmu..
SatriaQ...
Ada kepedihan yang terasa perih
Sanggupkah diri terus berlari
Menjauhkan bayangmu jauh ke dasar hati
Biarkan aQ mengalun
Membawa tawamu yang anggun
Jika satu saat kau terbangun
Hampiri aQ di dekatnya embun
Kekasih..
Apa kau mengingat memory itu
Ketika mata turut beradu
Ada kebahagiaan yang menyatu
Kekasih..
Dalam ruang hanya kau dan aQ
Dalam senyum, tangis dan juga rindu
Ketika raga bergemuruh ragu
Selalu dekap aQ
Dan selalu tenangkan aQ
Dalam kenangan
Dalam kerinduan
Dalam kegilaan
Bersamamu.....
Hanya untukmu..
SatriaQ...
Yang aQ Resahkan
JiwaQ....
Taukah kamu apa yang aQ takutkan????
JiwaQ...
Taukah kamu apa yang aQ resahkan???
aQ takut tuk mencintai...
Karna aQ takut tuk dibenci..
aQ takut kehabisan kata tuk memuji...
Karna aku tak pantas tuk dipuji...
aQ resah,, Pabila cinta...
MenyakitiQ berulang-ulang kali...
aQ resah pabila....
otakQ,,, Mulai berpikir tuk hilangkan nurani dan menyingkirkan hatiQ...
aQ resah... Jika harus kehilangan kepercayaan diri.. .. ....
Adakah hati yang mencinta???
Tuk hati jiwa yang gelisah???
Taukah kamu apa yang aQ takutkan????
JiwaQ...
Taukah kamu apa yang aQ resahkan???
aQ takut tuk mencintai...
Karna aQ takut tuk dibenci..
aQ takut kehabisan kata tuk memuji...
Karna aku tak pantas tuk dipuji...
aQ resah,, Pabila cinta...
MenyakitiQ berulang-ulang kali...
aQ resah pabila....
otakQ,,, Mulai berpikir tuk hilangkan nurani dan menyingkirkan hatiQ...
aQ resah... Jika harus kehilangan kepercayaan diri.. .. ....
Adakah hati yang mencinta???
Tuk hati jiwa yang gelisah???
Jika Cinta.......
Bila cinta bisa melihat,
Dia akan menyusuri apa yang ada didalam sanubari
Menyusuri rahasia yang tersimpan didalamnya sisi demi sisi
Dia akan mengatakan apa yang tak terungkapkan
Bila cinta bisa bicara
Dia akan berkata ke sanubari yang paling dalam
Dia akan bercerita tentang suasana hati
Dia akan bersaksi dengan penuh kejujuran…
Bila cinta bisa mendengar
Dia akan tau isi sanubariQ
Dia akan memberi tahukan kepada dunia
Bahwa aQ sedang jatuh cinta
Dan aQ rasa Setiap orang punya rasa cinta
Tapi tak semua orang dapat merasakan cinta
Dan juga setiap orang pernah bercinta
Tapi tak semua mampu mengecapi kebahagiaan dalam bercinta
Dia akan menyusuri apa yang ada didalam sanubari
Menyusuri rahasia yang tersimpan didalamnya sisi demi sisi
Dia akan mengatakan apa yang tak terungkapkan
Bila cinta bisa bicara
Dia akan berkata ke sanubari yang paling dalam
Dia akan bercerita tentang suasana hati
Dia akan bersaksi dengan penuh kejujuran…
Bila cinta bisa mendengar
Dia akan tau isi sanubariQ
Dia akan memberi tahukan kepada dunia
Bahwa aQ sedang jatuh cinta
Dan aQ rasa Setiap orang punya rasa cinta
Tapi tak semua orang dapat merasakan cinta
Dan juga setiap orang pernah bercinta
Tapi tak semua mampu mengecapi kebahagiaan dalam bercinta
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamis, 06 Mei 2010
Surat Yang Tak Terkirim
Aku hanya manusia biasa yang selalu berusaha melakukan yang terbaik, bagi hidupku, bagi orang-orang yang tercinta yang hadir disisiku, termasuk dirimu - walaupun apa yang aku lakukan tak akan pernah menjadi bagian berarti buat hari-harimu, tidak apa-apa, aku memang ingin melakukannya, buatmu...
Kalau tiba-tiba kerinduan datang menyerang, temanku terindah adalah selembar bantal yang sering menampung tangisan rinduku, karena aku tak mengijinkan seorangpun tau, betapa sepinya hidupku tanpamu. Lalu aku berbicara banyak pada Tuhan, untuk menjagamu disetiap langkah yang kau ambil, karena hanya Tuhan yang bisa kutitipi dirimu...
Dan disaat sendiriku, kutuliskan beribu lembar surat rindu yang tak pernah terkirim seperti yang kau baca ini... Biarkan rinduku menjadi bagian indah hatiku tentangmu, biarkan tangisanku menjadi bagian sepi hatiku tanpamu, dan cintaku adalah hiasannya, walaupun katamu semua itu tak berguna. Biar saja semuanya tetap ada disini sampai kau menyadari bahwa tidak akan ada lagi sayang setulus yang kuberi...
Kalau tiba-tiba kerinduan datang menyerang, temanku terindah adalah selembar bantal yang sering menampung tangisan rinduku, karena aku tak mengijinkan seorangpun tau, betapa sepinya hidupku tanpamu. Lalu aku berbicara banyak pada Tuhan, untuk menjagamu disetiap langkah yang kau ambil, karena hanya Tuhan yang bisa kutitipi dirimu...
Dan disaat sendiriku, kutuliskan beribu lembar surat rindu yang tak pernah terkirim seperti yang kau baca ini... Biarkan rinduku menjadi bagian indah hatiku tentangmu, biarkan tangisanku menjadi bagian sepi hatiku tanpamu, dan cintaku adalah hiasannya, walaupun katamu semua itu tak berguna. Biar saja semuanya tetap ada disini sampai kau menyadari bahwa tidak akan ada lagi sayang setulus yang kuberi...
Mimpi
Selangkah kutapakkan kakiku...Meninggalkan semua yang baru saja berlalu.....Lalu berhenti sejenak dan berfikir, mungkin aku mimpi buruk barusan......
Lalu kuayunkan langkah lagi....kembali, seperti meninggalkan sesuatu yang seharusnya tak pernah kubiarkan pergi dari hidupku....dan langkahku kembali terhenti oleh sebaris sayatan yang begitu saja melintas di sekitar dadaku...., haruskah aku kembali berfikir bahwa luka ini juga mimpi...???
Saat air mata menetes, saat kakiku serasa lunglai tak ingin berdiri, saat pandanganku mulai kosong menembus setiap arah pandangku..., akankah luka ini kuakui sebagai mimpiku..? Sementara waktu yang berputar terus mengingatkanku, bahwa hariku penuh dan tak mungkin sempat bermimpi.........
Cinta: katanya kamu janji nggak akan datang untuk menyakiti lagi...atau kamu sudah jadi seperti manusia yang sangat mudah berkata bohong? Ya sudah kalau itu maumu, tapi harusnya kamu tau selama ini aku selalu mengagungkanmu. Apakah tidak cukup itu untuk membuatmu berhenti melukaiku? Tidak cukupkah itu untuk membuatmu tidak bertingkah seenakmu lagi? Sudahlah sudah...aku inginkan dirimu hanya bila kau berjanji tidak akan menambah luka disini..Cinta, ketahuilah bahwa keberadaanmu seharusnya adalah keindahan, kebahagiaan, dan bukannya air mata...
Lalu kuayunkan langkah lagi....kembali, seperti meninggalkan sesuatu yang seharusnya tak pernah kubiarkan pergi dari hidupku....dan langkahku kembali terhenti oleh sebaris sayatan yang begitu saja melintas di sekitar dadaku...., haruskah aku kembali berfikir bahwa luka ini juga mimpi...???
Saat air mata menetes, saat kakiku serasa lunglai tak ingin berdiri, saat pandanganku mulai kosong menembus setiap arah pandangku..., akankah luka ini kuakui sebagai mimpiku..? Sementara waktu yang berputar terus mengingatkanku, bahwa hariku penuh dan tak mungkin sempat bermimpi.........
Cinta: katanya kamu janji nggak akan datang untuk menyakiti lagi...atau kamu sudah jadi seperti manusia yang sangat mudah berkata bohong? Ya sudah kalau itu maumu, tapi harusnya kamu tau selama ini aku selalu mengagungkanmu. Apakah tidak cukup itu untuk membuatmu berhenti melukaiku? Tidak cukupkah itu untuk membuatmu tidak bertingkah seenakmu lagi? Sudahlah sudah...aku inginkan dirimu hanya bila kau berjanji tidak akan menambah luka disini..Cinta, ketahuilah bahwa keberadaanmu seharusnya adalah keindahan, kebahagiaan, dan bukannya air mata...
Untukmu
Mungkin aku bukan yang terbaik
Dan tak akan pernah jadi yang terbaik
Dihatimu...
Dimatamu...
Namun,
Adakalanya ketika hati ini berharap
Bahwa walau hanya 1 menit
Dalam ribuan detik yang kau habiskan
Aku ingin menjadi bagian didalamnya..
Semoga suatu saat
Ketika raga dan jiwa ini telah berpulang
Aku akan ada dalam 1 menit-mu...
Dan tak akan pernah jadi yang terbaik
Dihatimu...
Dimatamu...
Namun,
Adakalanya ketika hati ini berharap
Bahwa walau hanya 1 menit
Dalam ribuan detik yang kau habiskan
Aku ingin menjadi bagian didalamnya..
Semoga suatu saat
Ketika raga dan jiwa ini telah berpulang
Aku akan ada dalam 1 menit-mu...
Tuhan........!!!!!!!!!
Akhirnya aku menyadari hidup ini sungguh amat sangat beratnya, Tuhan...
Seringkali aku menerawang sambil melantunkan ribuan doa hanya untuk mengadu padaMu, ke hadiratMu....
Kadangkala aku menangis dalam lelap mimpiku hanya untuk mengais lenganMu dan kembali mengadu, kadangkala aku hampir tak kuasa menahan segalanya,
Tapi kataMu dalam setiap bisikan jawaban doa-doaku, aku harus kuat...dan aku terus mencoba untuk tegar berdiri menyambut kejutan apalagi yang akan Kau berikan untukku esok, esok dan esok lagi...
Aku minta maaf kalau kadang aku hampir memilih mundur dari panggung yang Kau buat susah-susah untukku, karena ternyata naskah yang Kau ciptakan terlalu sulit untuk kuhafalkan....maafkan aku.....
Tapi aku tau, Kau selalu siap mendengarkan aku bercerita diantara isak tangis tertahan dan akhirnya keluar juga.....aku yakin Kau membelai kepalaku disaat aku bersujud menangis sambil menyebut namaMu berulang-ulang dan memohon ampun,.......aku pun yakin Kau akan menepati janjiMu bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, aku yakini itu setiap langkah kakiku mulai goyah karena lelah.....
Tolong kuatkan lagi langkahku yang Kau sendiri pasti tau, rasanya sudah ingin beristirahat....Kuatkan hatiku untuk tetap bertahan menjadi bintang panggungMu yang sesungguhnya indah (dan sangat indah).....
Kadang aku ingin berteriak, "Jangan sulit-sulit kalau membuat cerita !!!!!!" tapi aku tau Kau adalah penulis Terhebat, pasti Kau akan membuat juga Yang Terunik......
Tapi tolonglah bantu aku menjalani setiap peran yang Kau sediakan untukku.....
Aku tak mampu berbuat apa-apa tanpaMu....Sungguh !!!
Tadi malam aku berdoa, merintih sendirian, dan yang kumohonkan padaMu adalah keikhlasan menerima segala yang Kau berikan padaku apapun bentuknya, semoga Kau mengabulkannya pelan-pelan....Limpahi aku dengan kesabaran dan ketulusan menerima karuniaMu Tuhan.....
........dan aku tetap meyakini, segala sesuatu yang Kau atur akan indah pada waktunya.....
Seringkali aku menerawang sambil melantunkan ribuan doa hanya untuk mengadu padaMu, ke hadiratMu....
Kadangkala aku menangis dalam lelap mimpiku hanya untuk mengais lenganMu dan kembali mengadu, kadangkala aku hampir tak kuasa menahan segalanya,
Tapi kataMu dalam setiap bisikan jawaban doa-doaku, aku harus kuat...dan aku terus mencoba untuk tegar berdiri menyambut kejutan apalagi yang akan Kau berikan untukku esok, esok dan esok lagi...
Aku minta maaf kalau kadang aku hampir memilih mundur dari panggung yang Kau buat susah-susah untukku, karena ternyata naskah yang Kau ciptakan terlalu sulit untuk kuhafalkan....maafkan aku.....
Tapi aku tau, Kau selalu siap mendengarkan aku bercerita diantara isak tangis tertahan dan akhirnya keluar juga.....aku yakin Kau membelai kepalaku disaat aku bersujud menangis sambil menyebut namaMu berulang-ulang dan memohon ampun,.......aku pun yakin Kau akan menepati janjiMu bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya, aku yakini itu setiap langkah kakiku mulai goyah karena lelah.....
Tolong kuatkan lagi langkahku yang Kau sendiri pasti tau, rasanya sudah ingin beristirahat....Kuatkan hatiku untuk tetap bertahan menjadi bintang panggungMu yang sesungguhnya indah (dan sangat indah).....
Kadang aku ingin berteriak, "Jangan sulit-sulit kalau membuat cerita !!!!!!" tapi aku tau Kau adalah penulis Terhebat, pasti Kau akan membuat juga Yang Terunik......
Tapi tolonglah bantu aku menjalani setiap peran yang Kau sediakan untukku.....
Aku tak mampu berbuat apa-apa tanpaMu....Sungguh !!!
Tadi malam aku berdoa, merintih sendirian, dan yang kumohonkan padaMu adalah keikhlasan menerima segala yang Kau berikan padaku apapun bentuknya, semoga Kau mengabulkannya pelan-pelan....Limpahi aku dengan kesabaran dan ketulusan menerima karuniaMu Tuhan.....
........dan aku tetap meyakini, segala sesuatu yang Kau atur akan indah pada waktunya.....
Minggu, 07 Maret 2010
aQ Bersedia Bersamamu
.jpg)
aQ bersedia bersamamu
Bukan untuk kebahagiaan sesaat...
aQ bersedia berjalan denganmu
Bukan untuk tawa yang berderai...
aQ menggenggam tanganmu
Bukan untuk senyum yang terlukis..
aQ bersedia bersamamu
Demi hari-hari kedepan
Yang akan kita tempuh bersama...
Demi marah yang akan aQ teriakan...
Demi kesalahan yang akan kita maafkan...
Demi khilaf yang tak kan terulang...
aQ bersedia bersamamu
Karena aQ akan menyelam
Terjun, terpuruk, terjatuh, tergores.
terobati atau apapun bersamamu...
Tetapi diatas smua itu
aQ bersedia bersamamu
Karena aQ mencintaimu....
Sabtu, 06 Maret 2010
Arti Hadirmu
Jika sedih melanda
Dengan hanya memandangmu
aQ rasakan kebahagiaan
Yang mampu hapus sedihQ
JIka galau menyeruak
Dengan senyummu yang ada
Mampu buyarkan kegalauan
TepikanQ dalam damai
Sungguh besar arti dirimu
Kau yang mampu bangkitkan asaQ kembali
Kau yang kuatkan aQ tuk hadapi cobaan
Bersama cintamu yang tlah aQ miliki
Hanya cinta dan kasihmu
Yang kan slalu aQ jaga
Tertulis indah dalam tinta keabadian
Yang kan selalu ada untukmu
Kasih
Kau adalah cinta sejatiQ
Kasihmu akan slalu menyinari
Menerangi gelapnya hatiQ
Dengan hanya memandangmu
aQ rasakan kebahagiaan
Yang mampu hapus sedihQ
JIka galau menyeruak
Dengan senyummu yang ada
Mampu buyarkan kegalauan
TepikanQ dalam damai
Sungguh besar arti dirimu
Kau yang mampu bangkitkan asaQ kembali
Kau yang kuatkan aQ tuk hadapi cobaan
Bersama cintamu yang tlah aQ miliki
Hanya cinta dan kasihmu
Yang kan slalu aQ jaga
Tertulis indah dalam tinta keabadian
Yang kan selalu ada untukmu
Kasih
Kau adalah cinta sejatiQ
Kasihmu akan slalu menyinari
Menerangi gelapnya hatiQ
Maafkan aQ Sayang

HatiQ bimbang...
Saat keheningan menyelimuti malam
HatiQ ragu...
Saat aQ pandangi rembulan hilang dibalik awan
Adakah keraguan dan kebimbangan ini kau rasakan???
Dirimu jauh dari pandanganQ
Entah apa yang sedang kau pikirkan saat ini
Kita terpisah ruang dan waktu
Tuk saling ungkapkan rasa yang ada
Dibalik dekapan mesra dan kecup hangat
Apakah ini akhir dari cerita cinta kita???
Tuk saling bungkam dan tak bicara???
Betapa rindu ini menyakitiQ
Disaat dirimu benar menjauh dariQ
Datanglah padaQ
Buang egomu tatap diri ini
Yang tak dapat menemukanmu
Namun hancur karena merindukanmu
Maafkan ulahQ
Maafkan ucapQ
Bukalah pintu hatimu
Dan biarkan cinta bicara
Menyairkan bait penyesalan
Akan semua sikapQ padamu
Dengarlah sayang...
aQ hancurkan dinding ego hati ini
Hanya tuk mengembalikanmu kesisiQ
Biarlah rindu dan penyesalan ini
Terbang bersama angin malam yang kan menyapamu...
aQ kangen kamu sayang........
aQ Telah Menjadi Bagian Dari Jiwamu
aQ sedang ingin melupakanmu
Agar otakQ bisa bekerja lagi
Agar aQ tak perlu bermimpi
Tapi aQ....
aQ telah jauh terperosok dalam rangkaian pesona
Getaran hatimu yang kau kirim padaQ
aQ tak sanggup lari atau sembunyi
aQ memilih terperangkap di sini
Wahai engkau pengganggu jiwaQ
Teruslah hidup dalam kepura2an
Seolah tak kau pedulikan aQ
Seolah anggap aQ angin lalu
Terima kasih kau telah bangkitkan kembali rasa ini
Rasa yang telah terkubur dalam sanubari
aQ tak akan berharap
Hanya ingin ...
Suatu hari, kau akan menyadari
aQ telah menjadi bagian dari jiwamu ...
Agar otakQ bisa bekerja lagi
Agar aQ tak perlu bermimpi
Tapi aQ....
aQ telah jauh terperosok dalam rangkaian pesona
Getaran hatimu yang kau kirim padaQ
aQ tak sanggup lari atau sembunyi
aQ memilih terperangkap di sini
Wahai engkau pengganggu jiwaQ
Teruslah hidup dalam kepura2an
Seolah tak kau pedulikan aQ
Seolah anggap aQ angin lalu
Terima kasih kau telah bangkitkan kembali rasa ini
Rasa yang telah terkubur dalam sanubari
aQ tak akan berharap
Hanya ingin ...
Suatu hari, kau akan menyadari
aQ telah menjadi bagian dari jiwamu ...
Jeritan HatiQ

TersungkurQ dalam doaQ
aQ datang kehadapanMu dengan kesedihan mendalam
aQ jatuhkan semua asa pedih dalam ucapQ
Merenung, bertanya dan menangis
Kenapa cinta yang Engkau hadirkan begitu sangat menyayat hati
Apa arti mencinta pabila ego menguasai
Apa arti dicinta pabila hanya berupa siksa
aQ hanya ingin dicintai dengan sepenuh hati
Tanpa harus merana...
aQ hanya butuh hati yang tulus
Tanpa harus mengiba
Adilkah ini Tuhan?
Mencintai tapi berbalas dusta
Apakah kebesaran cinta harus dengan menerima?
Apakah kemuliaan cinta harus dengan air mata?
lelah hati menanggung semua pedih
Berikanlah setitik kesejukan
Agar aQ mampu lalui semua ini
Berikanlah aQ hati yang damai
Agar aQ mampu mengampuni
Berikanlah aQ cinta yang mengalir tanpa henti
Agar aQ mampu mencintai
Bila semua ini harus aQ lalui
Biarlah semua tangis dan seruQ ini
Kan menjadi tawa bahagia pada akhirnya nanti
Jumat, 05 Maret 2010
My Soulmate
Kekasih adalah tempat diri menenun cinta
Merangkai dua pribadi menjadi seuntai mutiara nan indah
Menyatu dalam hantaran kedewasaan diri nan anggun
Kekasih bukanlah dia yang menjadi pacar,
Kekasih adalah belahan jiwa
Membentuk lingkaran hidup yang tak terputus
Menggenggam masa depan dalam asa
Mengarungi lautan kehidupan...
Dalam ikatan mahligai cinta.......
Membentangkan jalan kemandirian yang bersahaja
Dalam wawasan spiritual...
KekasihQ adalah belahan jiwaQ....
Peluk cium serta doaQ
aQ sampaikan dan aQ layangkan
Dalam hangat keriduanQ padamu......
Merangkai dua pribadi menjadi seuntai mutiara nan indah
Menyatu dalam hantaran kedewasaan diri nan anggun
Kekasih bukanlah dia yang menjadi pacar,
Kekasih adalah belahan jiwa
Membentuk lingkaran hidup yang tak terputus
Menggenggam masa depan dalam asa
Mengarungi lautan kehidupan...
Dalam ikatan mahligai cinta.......
Membentangkan jalan kemandirian yang bersahaja
Dalam wawasan spiritual...
KekasihQ adalah belahan jiwaQ....
Peluk cium serta doaQ
aQ sampaikan dan aQ layangkan
Dalam hangat keriduanQ padamu......
Menantimu
Tanpamu..
Malam ini terasa sepi sekali sayang.
Hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring, menyentak lamunanQ.
Kadang pilu, menggugah sudut hatiQ.
Mengusik segala diamQ.
Kembalikan kenangan waktu itu.
Di malam ketika kau ada bersamaQ.
Suara-suara itu semakin lama makin membahana.
Berirama di telingaQ.
Mengikuti detak-detak jantungQ.
Terasa semakin bernada.
Seakan mengajakQ melangkah untuk berdansa.
Dalam irama ilusi, aQ semakin asyik bermimpi tentangmu.
aQ terus menari...
Terbang...
Melayang...
Sampai menembus gumpalan awan.
Halus, lembut.
Tersentuh oleh ujung-ujung jariQ.
Putih, biaskan cahaya indah di pelupuk mataQ.
aQ terus menari, menghibur diri, mengisi sepi.
Mengukir rasa pada hari-hari ini.
Tanpamu.
aQ tenggelam dalam nadaQ.
Terlarut dalam rangkaian kata-kataQ.
aQ terus menari dan akan tetap menari.
Sampai kau datang lagi.
Sampai kau kembali datang mengusir malamQ yang sepi.
Malam ini terasa sepi sekali sayang.
Hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring, menyentak lamunanQ.
Kadang pilu, menggugah sudut hatiQ.
Mengusik segala diamQ.
Kembalikan kenangan waktu itu.
Di malam ketika kau ada bersamaQ.
Suara-suara itu semakin lama makin membahana.
Berirama di telingaQ.
Mengikuti detak-detak jantungQ.
Terasa semakin bernada.
Seakan mengajakQ melangkah untuk berdansa.
Dalam irama ilusi, aQ semakin asyik bermimpi tentangmu.
aQ terus menari...
Terbang...
Melayang...
Sampai menembus gumpalan awan.
Halus, lembut.
Tersentuh oleh ujung-ujung jariQ.
Putih, biaskan cahaya indah di pelupuk mataQ.
aQ terus menari, menghibur diri, mengisi sepi.
Mengukir rasa pada hari-hari ini.
Tanpamu.
aQ tenggelam dalam nadaQ.
Terlarut dalam rangkaian kata-kataQ.
aQ terus menari dan akan tetap menari.
Sampai kau datang lagi.
Sampai kau kembali datang mengusir malamQ yang sepi.
Menuju Padamu
Pesona malam yang telah membiusQ...
MenenggelamkanQ dalam pekatnya malam...
Kutatap sang langit..
Berharap secercah cahaya...
Menerangi jalanQ...
Untuk kembali padanya...
Yang setia menanti...
Dan seolah alam mendengar jeritQ...
Laskar-laskar bintang mulai menari diatas sana...
Seolah lilin-lilin surga mulai menampakkan sinarnya...
LangkahQ kian riang...
Ingin segera memeluknya...
aQ tatap gelap malam dibelakangQ...
aQ tersenyum...
Semakin aQ yakin aQ telah memilih...
aQ ingin dia..
Yang menantiQ di bawah langit yang indah
Tersenyum padaQ...
Pelukku erat...
aQ tatap langit...
Bisikku...
Terima kasih sayang...
MenenggelamkanQ dalam pekatnya malam...
Kutatap sang langit..
Berharap secercah cahaya...
Menerangi jalanQ...
Untuk kembali padanya...
Yang setia menanti...
Dan seolah alam mendengar jeritQ...
Laskar-laskar bintang mulai menari diatas sana...
Seolah lilin-lilin surga mulai menampakkan sinarnya...
LangkahQ kian riang...
Ingin segera memeluknya...
aQ tatap gelap malam dibelakangQ...
aQ tersenyum...
Semakin aQ yakin aQ telah memilih...
aQ ingin dia..
Yang menantiQ di bawah langit yang indah
Tersenyum padaQ...
Pelukku erat...
aQ tatap langit...
Bisikku...
Terima kasih sayang...
Bersamamu
Ketika cinta berkata lirih
Ada kepedihan yang terasa perih
Sanggupkah diri terus berlari
Menjauhkan bayangmu jauh ke dasar hati
Biarkan aQ mengalun
Membawa tawamu yang anggun
Jika satu saat kau terbangun
Hampiri aQ di dekatnya embun
Kekasih..
Apa kau mengingat memory itu
Ketika mata turut beradu
Ada kebahagiaan yang menyatu
Kekasih..
Dalam ruang hanya kau dan aQ
Dalam senyum, tangis dan juga rindu
Ketika raga bergemuruh ragu
Selalu dekap aQ
Dan selalu tenangkan aQ
Dalam kenangan
Dalam kerinduan
Dalam kegilaan
Bersamamu.....
Hanya untukmu..
SatriaQ...
Ada kepedihan yang terasa perih
Sanggupkah diri terus berlari
Menjauhkan bayangmu jauh ke dasar hati
Biarkan aQ mengalun
Membawa tawamu yang anggun
Jika satu saat kau terbangun
Hampiri aQ di dekatnya embun
Kekasih..
Apa kau mengingat memory itu
Ketika mata turut beradu
Ada kebahagiaan yang menyatu
Kekasih..
Dalam ruang hanya kau dan aQ
Dalam senyum, tangis dan juga rindu
Ketika raga bergemuruh ragu
Selalu dekap aQ
Dan selalu tenangkan aQ
Dalam kenangan
Dalam kerinduan
Dalam kegilaan
Bersamamu.....
Hanya untukmu..
SatriaQ...
Yang aQ Resahkan
JiwaQ....
Taukah kamu apa yang aQ takutkan????
JiwaQ...
Taukah kamu apa yang aQ resahkan???
aQ takut tuk mencintai...
Karna aQ takut tuk dibenci..
aQ takut kehabisan kata tuk memuji...
Karna aku tak pantas tuk dipuji...
aQ resah,, Pabila cinta...
MenyakitiQ berulang-ulang kali...
aQ resah pabila....
otakQ,,, Mulai berpikir tuk hilangkan nurani dan menyingkirkan hatiQ...
aQ resah... Jika harus kehilangan kepercayaan diri.. .. ....
Adakah hati yang mencinta???
Tuk hati jiwa yang gelisah???
Taukah kamu apa yang aQ takutkan????
JiwaQ...
Taukah kamu apa yang aQ resahkan???
aQ takut tuk mencintai...
Karna aQ takut tuk dibenci..
aQ takut kehabisan kata tuk memuji...
Karna aku tak pantas tuk dipuji...
aQ resah,, Pabila cinta...
MenyakitiQ berulang-ulang kali...
aQ resah pabila....
otakQ,,, Mulai berpikir tuk hilangkan nurani dan menyingkirkan hatiQ...
aQ resah... Jika harus kehilangan kepercayaan diri.. .. ....
Adakah hati yang mencinta???
Tuk hati jiwa yang gelisah???
Jika Cinta.......
Bila cinta bisa melihat,
Dia akan menyusuri apa yang ada didalam sanubari
Menyusuri rahasia yang tersimpan didalamnya sisi demi sisi
Dia akan mengatakan apa yang tak terungkapkan
Bila cinta bisa bicara
Dia akan berkata ke sanubari yang paling dalam
Dia akan bercerita tentang suasana hati
Dia akan bersaksi dengan penuh kejujuran…
Bila cinta bisa mendengar
Dia akan tau isi sanubariQ
Dia akan memberi tahukan kepada dunia
Bahwa aQ sedang jatuh cinta
Dan aQ rasa Setiap orang punya rasa cinta
Tapi tak semua orang dapat merasakan cinta
Dan juga setiap orang pernah bercinta
Tapi tak semua mampu mengecapi kebahagiaan dalam bercinta
Dia akan menyusuri apa yang ada didalam sanubari
Menyusuri rahasia yang tersimpan didalamnya sisi demi sisi
Dia akan mengatakan apa yang tak terungkapkan
Bila cinta bisa bicara
Dia akan berkata ke sanubari yang paling dalam
Dia akan bercerita tentang suasana hati
Dia akan bersaksi dengan penuh kejujuran…
Bila cinta bisa mendengar
Dia akan tau isi sanubariQ
Dia akan memberi tahukan kepada dunia
Bahwa aQ sedang jatuh cinta
Dan aQ rasa Setiap orang punya rasa cinta
Tapi tak semua orang dapat merasakan cinta
Dan juga setiap orang pernah bercinta
Tapi tak semua mampu mengecapi kebahagiaan dalam bercinta
Langganan:
Postingan (Atom)