Minggu, 21 Februari 2010

Apa yang Harus aQ lakukan Dengan CintaQ Padamu???


aQ lelah bertanya kenapa, dan tidak punya kekuatan lebih untuk menduga mengapa. aQ merasa semua darimu penuh rahasia, begitu jauh, begitu tak terjangkau. Ada kalanya hangat hatimu membuat aQ nyaman, dan sinar matamu mampu timbulkan rona merah di pipiQ, tapi lalu kau menarik dirimu, tapi lalu kau menjauh dariQ.....

Pernah dulu kau ceritakan padaQ tentang dia, dan satu kali pernah aQ dengar tentang hatimu padanya, tapi matamu bicara tentang cintamu padaQ, dan matamu selalu bicara cinta padaQ.

Satu kali kau pernah siratkan tentang dia, dan berkali-kali aQ jejalkan padamu tentang kekasihQ yang dulu, satu kali mampu membuatQ muntah dan hilang arah, dan berkali-kali aQ rasakan bencimu padanya

aQ lelah bertanya mengapa, mengapa aQ tidak bisa mengerti logika dalam kepalamu. Mengapa sulit bagiQ untuk meraba hatimu, karena kini jelas untukQ, tidak ada logika dalam cintaQ padamu...

Tidak ada ruang lagi untuk mundur bagiQ saat ini. aQ telah memahami seutuhnya tentang hatiQ dan jika kau belum mengerti apa yang hatimu katakan padamu, apa yang harus aQ lakukan dengan cintaQ padamu?

Satu Hari Bersamamu


Satu hari........
Dan hanya satu hari itu yang paling aQ inginkan dalam hidupQ
Tidak hari yang lain,,,
Tidak saat yang lain,,,
Hanya hari itu....

Satu hari itu sayang.....
Cuma satu hari biasa...
Hari yang dimulai oleh suaramu membangunkanQ dengan lembut....
Hari dimana kita menghabiskan waktu untuk bercerita dan tertawa selama berjam-jam...
Dan hari dimana kau memaksaQ untuk tetap tinggal bersamamu...
Hari seperti hari-hari yang lalu....
Hari yang tidak pernah kupikir akan kurindukan sebelumnya
Sehari yang indah bersamamu.....

Pencarian


Hati yang dulu merasa aman dengan berdiam diri, merasa cukup tanpa harus berbagi, kini mulai terusik dari pertapaannya. Entah kenapa aQ mulai mencari-cari serpihan hati dan mulai tak sadar untuk menagih kepada Tuhan atas apa yang telah ditakdirkan untukQ. aQ baru tersadar akan ketidakmampuanQ menjalani hidup dengan sempurna, tanpa ada seseorang yang menjadi tempat untuk bersandar. Sebagai tempat tuk berbagi saat kebahagiaan dan kesedihan menghinggapi diriQ, tempat tuk mengadu masalah -masalah yang menghampiriQ, bahkan saat aQ ingin merasakan kemesraan saat dimanja. Tak peduli dengan jalan yang aQ lewati begitu terjal, berkerikil dan berduri. Semua akan aQ lakukan demi melengkapi batin yang terasa kosong.

Namun, aQ merasa pesimis akan menemukan serpihan hati yang selama ini aQ nantikan kehadirannya. BagiQ ini lebih sulit dari mencari sebiji jarum yang terjatuh di tengah gurun pasir. Ah.. entahlah

Cinta Sejati


Tak selamanya cinta itu dapat bersatu
Tak selamanya cinta sejati saling memiliki.
Tapi jika kamu diberi anugrah untuk memiliki cinta itu
Jangan pernah sia-siakan kesempatan indah itu..
Dan jika suatu saat ada perpisahan
Biarkan dia pergi dengan senyum..
Jangan tahan langkahnya
Karena mungkin itu yang terbaik..
Asal ada keyakinan
Asal kamu percaya pada keajaiban
Benang itu tidak akan putus, melainkan abadi untuk selamanya..

Sabtu, 20 Februari 2010

2 Hari Belakangan Ini.....

2 hari belakangan ini aQ ngerasa sering salah paham ama yayangQ.
aQ tau dia pacar aQ.
Kadang masih ada yang sedikit aQ sulit ngerti dari dia.
Tapi aQ belajar...
aQ benar2 ga tau sifat dia gimana.
Jadi aQ pelan2 coba ngertiin dia..

Belakangan ini dia sensi banget bawaannya. suka marah, atau ngambek..
aQ ga tau itu beneran atau emang gimana..
aQ juga ga perlu cari tau soal itu..
Cuman kadang aQ heran..
Yang menurut aQ sepele, belum tentu sepele buat dia...
Jadi kadang aQ sering ngerasa ga satu pandangan ama dia kalo menilai sesuatu..

aQ bukan tipe orang yang suka marah, atau manjang2in masalah,
aQ lebih milih diam.
Baru nanti pas aQ udah dingin , aQ mulai ngomong baik2...
Mungkin ada sifat aQ yang ga bagus.
Ya aQ ga bisa salahin dia juga kalo dia kesal ama aQ.
aQ pun pernah kesal ama dia.
Sifat orang kan beda2,,,

Duh...
aQ sebenarnya mau cerita banyak tapi.. aQ malas menjabar kan satu2...
Bener2 ga mood...

Untuk Dia Yang aQ Cintai

aQ pernah melangkah dalam beribu kesalahan dalam hidup ini
Tapi aQ tidak pernah menyesal melangkah ke dalam ruang cinta di hatimu
aQ menyesal atas sakit hati yang berulang-ulang di masa laluQ
Tapi aQ tidak pernah menyesal karena memasuki ruang cinta di hatimu

Walaupun engkau membuang diriQ
Walaupun engkau meninggalkan diriQ
Walaupun engkau meninggalkan perih dalam hatiQ
aQ tetap bangga karena telah memberikan hatiQ padamu

aQ tidak menyesal telah memberikan hatiQ seutuhnya
Karena aQ yakin kamulah yang pantas menerimanya
aQ tidak menyesal ketika hatiQ ini engkau campakkan
Karena aQ tulus memberikannya padamu

aQ tidak pernah menyesal dan aQ bangga
Karena aQ tulus mencintaimu…

Minggu, 14 Februari 2010

Ratap

Hampir setiap aQ bersyukur
Atas hal terbaik yang aQ miliki
Hampir setiap setelah itu
aQ menjadi kecewa dan tersakiti

Haruskah aQ berhenti bersyukur, Tuhan?

Ataukah itu hanya salah satu cara
Agar aQ sadar dan tahu bahwa
Sebenarnya aQ tak punya apa-apa
Atau yang selama ini aQ dapatkan
Hanya impian dan angan semata
Yang kosong dan hampa

Menanti Kejujuran


aQ masih yakin ia akan datang. Meski entah kapan. Dan entah berapa lama lagikah aQ mampu bertahan.

Tapi aQ akui, keyakinan itu kian menipis. Semakin hari semakin terkikis. Dan aQ tak tahu kapan ia akan habis.

Biarlah semua berpulang, pada waktu yang masih berdentang. Semoga keyakinan ini tak terlanjur kering kerontang. Dan hanya menyisakan debu-debu penyesalan yang berhamburan.

Cinta Yang Sederhana


Mungkin cintaQ tak selembut embun pagi
Yang membangunkan hasrat selagi bermimpi

Mungkin cintaQ tak secerah matahari
Yang mampu meniupkan segala energi

CintaQ mungkin tak seteduh cakrawala senja
Yang senantiasa membuatmu melangkah pulang segera

CintaQ mungkin tak secemerlang purnama
Yang senantiasa memesona setiap mata

CintaQ hanya cinta sederhana
Tak kokoh tapi dapat bertahan sekian lama

CintaQ hanya cinta sederhana
Simpanlah, karena hanya ini yang aQ punya

Sabtu, 13 Februari 2010

Satu-satunya Lelaki Yang Kucintai Saat Ini......

Jika ada pertanyaan, “Tika, siapa laki-laki yang paling kamu cintai?” sepertinya, aQ tak akan berpikir lama untuk menjawabnya.

aQ mengagumi laki-laki itu sejak lama. Kalau dihitung-hitung, mungkin sejak aQ benar-benar bisa mengenalnya hingga sekarang. Kapan aQ benar-benar bisa mengenal dan memahaminya? Hmmm, sepertinya juga sejak dulu.

Dia laki-laki terkuat yang pernah aQ tahu. Dia juga berbeda dengan semua laki-laki yang aQ kenal selama ini.

Laki-laki itu benar-benar rela berkorban apa saja untukQ. Cintanya untukQ pun sangat besar, bahkan dia tak pernah mengharap aQ harus membalasnya. aQ saja yang bodoh, kalau sampai (ketika) jatuh cinta pada laki-laki lain, lalu mengesampingkan cintanya untukQ.

Satu sifatnya yang menonjol adalah, laki-laki ini bukanlah seorang pengecut. Berani menghadapi masalah. Sebuah sifat langka yang akhir-akhir ini jarang aQ jumpai dalam diri laki-laki manapun yang sudah pernah aQ temui. Tapi, toh, dia masih memilikinya. Dan itu yang membuatQ makin mencintainya.

Dialah laki-laki yang mengajariQ cara menjadi pemberani, memberi contoh bagaimana meminta maaf jika memang berbuat salah, mengajariQ untuk terus berjalan meski aQ tersandung di jalan, juga mengajariQ bagaimana caranya menjadi manusia sederhana. Mencintai sesama secara sederhana, adalah salah satunya...

Sepertinya tujuan hidupQ untuk sementara ini adalah membuat diriQ sendiri bahagia, untuk selalu bisa membuat laki-laki yang paling aQ cintai itu selalu tersenyum.

Laki-laki yang paling aQ cintai itu harus bahagia, HARUS! Karena, dia sosok luar biasa dalam hidupQ.

Dia adalah..... ayahQ tersayang, Mardjaeni Hussein Djafar.... Makasih untuk semuanya ayah.... Thanks for the Gen :)..... Love You,,,always......

Tuhan Pasti Tahu

Tuhan, Engkau tahu betapa tertatihnya aQ untuk bangkit kembali setelah ujian itu. Engkau tahu betapa susahnya aQ menarik bibirQ untuk tersenyum dengan tulus usai malam itu. Tapi, aQ yakin Engkau juga tahu apa yang akan terjadi kepadaQ di masa yang akan datang. Dan Engkau tahu bahwa aQ pasti bisa berhasil melewati ini semua dengan baik. Ampuni aQ yang banyak mengeluh ini. Bimbinglah aQ untuk sadar bahwa Engkau selalu Maha Tahu.

Pasrah......

Seseorang mengatakan kepadaQ, “Sabar itu tidak mudah dan ikhlas memang sangat sulit. Semoga Tuhan memberimu kekuatan!”

Hampir setiap hari aQ dihantui mimpi buruk, angan-angan atas jawaban “Why?” yang entah bisa terjawab atau tidak. Dalam sujud aQ akhirnya menambah, “Ya Allah, mohon ajari aQ ikhlas, mohon halau aQ untuk tidak mendendam.”

aQ berusaha memberi dengan tulus ketika pada saatnya itu dianggap tidak berharga tanpa aQ tahu pasti apa penyebabnya. Rasanya, seperti seseorang yang kalah perang sebelum diberi kesempatan berlaga di medan perang. Atau aQ seperti buah apel yang sudah lama ingin dipetiknya, namun ketika apel itu sudah dipetik tidak jadi dimakan. Dibuang begitu saja di tempat sampah.

Hingga hari ini aQ masih bangun dengan keadaan ngilu di ulu hati. Berulangkali membaca asma Allah dan rasanya tak ingin berhenti walau sedetikpun. Berat, berat, dan berat tatkala silih berganti pertanyaan yang sama berulang. Pertanyaan yang tak ingin aQ jawab. Bukan karena aQ tak mau, tapi aQ berusaha tak menyebut sebuah nama.

Bukan karena aQ benci, tapi karena aQ tak mau lagi menghujat perilakunya kepadaQ. Dia lupa satu hal, bahwa sejak malam itu aQ memasrahkan kepercayaan juga keyakinan padanya. Harganya begitu mahal, dan sulit bagiQ mengetahui kenyataan bahwa itu semua dianggap tidak berharga.

Rasanya, ingin sekali dihantam batu besar untuk bisa lupa. Sepertinya itu lebih baik. Apa dayaQ, hanya Tuhan yang bisa. Hanya Tuhan yang punya Kuasa.

“Ya Tuhan, jika masih ada yang tersisa, salah duga tentang diriQ dalam pandangan orang-orang, mohon Kuasa-Mu untuk meluruskannya. Dan aQ mohon, selesaikan semua ini dengan caramu yang paling indah.”

aQ memutuskan diam mulai sekarang. Pasrah. Tapi aQ selalu tak berhenti meyakini bahwa pertolongan Allah laksana kedipan mata, akan berkedip jika sudah waktunya.

Selasa, 09 Februari 2010

Kangen...

Huuuuuahhh....aku baru aja luluran neehh,,, heheheheheee.... habis sekarang aku agak hitaman gitu... gara2 naek motor ke tempat kerja... tau kan kalo sekarang cuaca puanasssss buanget.... lagian aku juga malu... kemaren waktu aku ama yayangku... aku perhatiin,,, kok dia lebih putih dari aku ya??? padahal dulunya nggak... heeueheueheueeheu

Di, aku kangen banget nih ama dia... gitu deh kalo habis bareng dia,,, rasanya berat banget kalo pisah lagi,, pengennya sih bersama dia terus... hmmm... pokoknya berat banget,,, mudah2an mimpiku untuk selamanya ada di dekatnya bisa segera terwujud secepatnya,, amin ya rab...

tadi siang sih dia sempet telfon aku,, katanya dia lagi piket,, huuaaahh,, liburku masih lama, berarti spend the night with him juga masih lama nih,,,,,,, aku ga tahan,,, kangenn... kangen banget yang,,, miss you,,, baik2 di sana ya,,, tungguin aku,,, aku akan datang kalo aku libur lagi secepatnya,,, miss you,, miss you,,,,, mmmmmmmuuuaahhhhh...

Jumat, 05 Februari 2010

Untuk Belahan JiwaQ (Kelak)


Sayang,
Apa kamu tahu…
Siapa namaQ?
Di mana rumahQ?
Dan bagaimana aQ sebenarnya?

Apa kamu tahu,
aQ pecinta warna merah jambu
Sangat menyukai buku
Dan senang menopang kedua kakiQ

aQ suka tidur di sisi kananQ
Selalu memakai cincin di jari manisQ
Senang menulis puisi
Dan memandangi laut hingga berjam-jam lamanya

Hmmmmm.....
Saat ini mungkin kau belum tahu itu semua
Dan itu membuatQ semakin tak sabar untuk bertemu denganmu

Tenang saja,
Nanti akan aQ beri tahu semua tentangQ
Dan kan aQ dengarkan semua cerita-ceritamu
sambil aQ genggam tanganmu
Dan aQ abadikan senyummu di dalam ingatanQ

Kini pun aQ mungkin masih belum tahu
Siapa namamu?
Di mana dirimu?
Dan bagaimana kamu sebenarnya?

Apa kamu jauh?
Atau malah sangat dekat denganQ?

Tapi,
Dalam setiap hembus napas aQ selalu memikirkanmu
Dalam setiap doaQ selalu menyebut kamu

Hingga nanti saat aQ menemukanmu
aQ tahu engkaulah belahan jiwaQ
Yang diciptakan hanya untuk aQ

Tentang aQ Jatuh Cinta Kepadamu


Manusia tak dapat memilih dengan siapa ia akan jatuh cinta
Seperti layaknya aQ yang tak pernah tahu mengapa aQ bisa memberi hatiQ padamu
Kadang di tengah gundah aQ mengeluh, kenapa harus kamu?
Di antara berjuta lelaki di luar sana, mengapa harus kamu?

Jujur, aQ tak tahu apa jawabannya
Pula aQ tak mengerti bagaimana bisa hatiQ kau curi secepat itu

aQ menyadari betapa banyak yang berbeda dari kita
Betapa jauh jarak yang ada di antara dunia kita
Dan kadang ku merenung, apa jembatan di antaranya cukup kokoh untuk mampu membuat kita bertahan?

Aaaah, andai saja kau bisa tahu
Seandainya kau mampu mengerti betapa rasa ini begitu memenjarakan sukma
Hingga terkadang aQ harus terus memacu hatiQ yang lelah
Untuk tak pernah letih mencoba menggapai hatimu

Namun lara tak jua mereda
Karena kini aQ merasa cinta ini terlalu buta, terlalu fana
Sebab aQ rasa kau tak pernah bisa paham
Mengapa aQ tak pernah bisa berhenti untuk mendamba dan mencinta dirimu

Minggu, 21 Februari 2010

Apa yang Harus aQ lakukan Dengan CintaQ Padamu???

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.15 0 komentar

aQ lelah bertanya kenapa, dan tidak punya kekuatan lebih untuk menduga mengapa. aQ merasa semua darimu penuh rahasia, begitu jauh, begitu tak terjangkau. Ada kalanya hangat hatimu membuat aQ nyaman, dan sinar matamu mampu timbulkan rona merah di pipiQ, tapi lalu kau menarik dirimu, tapi lalu kau menjauh dariQ.....

Pernah dulu kau ceritakan padaQ tentang dia, dan satu kali pernah aQ dengar tentang hatimu padanya, tapi matamu bicara tentang cintamu padaQ, dan matamu selalu bicara cinta padaQ.

Satu kali kau pernah siratkan tentang dia, dan berkali-kali aQ jejalkan padamu tentang kekasihQ yang dulu, satu kali mampu membuatQ muntah dan hilang arah, dan berkali-kali aQ rasakan bencimu padanya

aQ lelah bertanya mengapa, mengapa aQ tidak bisa mengerti logika dalam kepalamu. Mengapa sulit bagiQ untuk meraba hatimu, karena kini jelas untukQ, tidak ada logika dalam cintaQ padamu...

Tidak ada ruang lagi untuk mundur bagiQ saat ini. aQ telah memahami seutuhnya tentang hatiQ dan jika kau belum mengerti apa yang hatimu katakan padamu, apa yang harus aQ lakukan dengan cintaQ padamu?

Satu Hari Bersamamu

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.06 0 komentar

Satu hari........
Dan hanya satu hari itu yang paling aQ inginkan dalam hidupQ
Tidak hari yang lain,,,
Tidak saat yang lain,,,
Hanya hari itu....

Satu hari itu sayang.....
Cuma satu hari biasa...
Hari yang dimulai oleh suaramu membangunkanQ dengan lembut....
Hari dimana kita menghabiskan waktu untuk bercerita dan tertawa selama berjam-jam...
Dan hari dimana kau memaksaQ untuk tetap tinggal bersamamu...
Hari seperti hari-hari yang lalu....
Hari yang tidak pernah kupikir akan kurindukan sebelumnya
Sehari yang indah bersamamu.....

Pencarian

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 11.56 0 komentar

Hati yang dulu merasa aman dengan berdiam diri, merasa cukup tanpa harus berbagi, kini mulai terusik dari pertapaannya. Entah kenapa aQ mulai mencari-cari serpihan hati dan mulai tak sadar untuk menagih kepada Tuhan atas apa yang telah ditakdirkan untukQ. aQ baru tersadar akan ketidakmampuanQ menjalani hidup dengan sempurna, tanpa ada seseorang yang menjadi tempat untuk bersandar. Sebagai tempat tuk berbagi saat kebahagiaan dan kesedihan menghinggapi diriQ, tempat tuk mengadu masalah -masalah yang menghampiriQ, bahkan saat aQ ingin merasakan kemesraan saat dimanja. Tak peduli dengan jalan yang aQ lewati begitu terjal, berkerikil dan berduri. Semua akan aQ lakukan demi melengkapi batin yang terasa kosong.

Namun, aQ merasa pesimis akan menemukan serpihan hati yang selama ini aQ nantikan kehadirannya. BagiQ ini lebih sulit dari mencari sebiji jarum yang terjatuh di tengah gurun pasir. Ah.. entahlah

Cinta Sejati

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 11.49 0 komentar

Tak selamanya cinta itu dapat bersatu
Tak selamanya cinta sejati saling memiliki.
Tapi jika kamu diberi anugrah untuk memiliki cinta itu
Jangan pernah sia-siakan kesempatan indah itu..
Dan jika suatu saat ada perpisahan
Biarkan dia pergi dengan senyum..
Jangan tahan langkahnya
Karena mungkin itu yang terbaik..
Asal ada keyakinan
Asal kamu percaya pada keajaiban
Benang itu tidak akan putus, melainkan abadi untuk selamanya..

Sabtu, 20 Februari 2010

2 Hari Belakangan Ini.....

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 20.00 0 komentar
2 hari belakangan ini aQ ngerasa sering salah paham ama yayangQ.
aQ tau dia pacar aQ.
Kadang masih ada yang sedikit aQ sulit ngerti dari dia.
Tapi aQ belajar...
aQ benar2 ga tau sifat dia gimana.
Jadi aQ pelan2 coba ngertiin dia..

Belakangan ini dia sensi banget bawaannya. suka marah, atau ngambek..
aQ ga tau itu beneran atau emang gimana..
aQ juga ga perlu cari tau soal itu..
Cuman kadang aQ heran..
Yang menurut aQ sepele, belum tentu sepele buat dia...
Jadi kadang aQ sering ngerasa ga satu pandangan ama dia kalo menilai sesuatu..

aQ bukan tipe orang yang suka marah, atau manjang2in masalah,
aQ lebih milih diam.
Baru nanti pas aQ udah dingin , aQ mulai ngomong baik2...
Mungkin ada sifat aQ yang ga bagus.
Ya aQ ga bisa salahin dia juga kalo dia kesal ama aQ.
aQ pun pernah kesal ama dia.
Sifat orang kan beda2,,,

Duh...
aQ sebenarnya mau cerita banyak tapi.. aQ malas menjabar kan satu2...
Bener2 ga mood...

Untuk Dia Yang aQ Cintai

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 14.51 0 komentar
aQ pernah melangkah dalam beribu kesalahan dalam hidup ini
Tapi aQ tidak pernah menyesal melangkah ke dalam ruang cinta di hatimu
aQ menyesal atas sakit hati yang berulang-ulang di masa laluQ
Tapi aQ tidak pernah menyesal karena memasuki ruang cinta di hatimu

Walaupun engkau membuang diriQ
Walaupun engkau meninggalkan diriQ
Walaupun engkau meninggalkan perih dalam hatiQ
aQ tetap bangga karena telah memberikan hatiQ padamu

aQ tidak menyesal telah memberikan hatiQ seutuhnya
Karena aQ yakin kamulah yang pantas menerimanya
aQ tidak menyesal ketika hatiQ ini engkau campakkan
Karena aQ tulus memberikannya padamu

aQ tidak pernah menyesal dan aQ bangga
Karena aQ tulus mencintaimu…

Minggu, 14 Februari 2010

Ratap

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 20.49 0 komentar
Hampir setiap aQ bersyukur
Atas hal terbaik yang aQ miliki
Hampir setiap setelah itu
aQ menjadi kecewa dan tersakiti

Haruskah aQ berhenti bersyukur, Tuhan?

Ataukah itu hanya salah satu cara
Agar aQ sadar dan tahu bahwa
Sebenarnya aQ tak punya apa-apa
Atau yang selama ini aQ dapatkan
Hanya impian dan angan semata
Yang kosong dan hampa

Menanti Kejujuran

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 20.20 0 komentar

aQ masih yakin ia akan datang. Meski entah kapan. Dan entah berapa lama lagikah aQ mampu bertahan.

Tapi aQ akui, keyakinan itu kian menipis. Semakin hari semakin terkikis. Dan aQ tak tahu kapan ia akan habis.

Biarlah semua berpulang, pada waktu yang masih berdentang. Semoga keyakinan ini tak terlanjur kering kerontang. Dan hanya menyisakan debu-debu penyesalan yang berhamburan.

Cinta Yang Sederhana

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 19.38 0 komentar

Mungkin cintaQ tak selembut embun pagi
Yang membangunkan hasrat selagi bermimpi

Mungkin cintaQ tak secerah matahari
Yang mampu meniupkan segala energi

CintaQ mungkin tak seteduh cakrawala senja
Yang senantiasa membuatmu melangkah pulang segera

CintaQ mungkin tak secemerlang purnama
Yang senantiasa memesona setiap mata

CintaQ hanya cinta sederhana
Tak kokoh tapi dapat bertahan sekian lama

CintaQ hanya cinta sederhana
Simpanlah, karena hanya ini yang aQ punya

Sabtu, 13 Februari 2010

Satu-satunya Lelaki Yang Kucintai Saat Ini......

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 13.33 0 komentar
Jika ada pertanyaan, “Tika, siapa laki-laki yang paling kamu cintai?” sepertinya, aQ tak akan berpikir lama untuk menjawabnya.

aQ mengagumi laki-laki itu sejak lama. Kalau dihitung-hitung, mungkin sejak aQ benar-benar bisa mengenalnya hingga sekarang. Kapan aQ benar-benar bisa mengenal dan memahaminya? Hmmm, sepertinya juga sejak dulu.

Dia laki-laki terkuat yang pernah aQ tahu. Dia juga berbeda dengan semua laki-laki yang aQ kenal selama ini.

Laki-laki itu benar-benar rela berkorban apa saja untukQ. Cintanya untukQ pun sangat besar, bahkan dia tak pernah mengharap aQ harus membalasnya. aQ saja yang bodoh, kalau sampai (ketika) jatuh cinta pada laki-laki lain, lalu mengesampingkan cintanya untukQ.

Satu sifatnya yang menonjol adalah, laki-laki ini bukanlah seorang pengecut. Berani menghadapi masalah. Sebuah sifat langka yang akhir-akhir ini jarang aQ jumpai dalam diri laki-laki manapun yang sudah pernah aQ temui. Tapi, toh, dia masih memilikinya. Dan itu yang membuatQ makin mencintainya.

Dialah laki-laki yang mengajariQ cara menjadi pemberani, memberi contoh bagaimana meminta maaf jika memang berbuat salah, mengajariQ untuk terus berjalan meski aQ tersandung di jalan, juga mengajariQ bagaimana caranya menjadi manusia sederhana. Mencintai sesama secara sederhana, adalah salah satunya...

Sepertinya tujuan hidupQ untuk sementara ini adalah membuat diriQ sendiri bahagia, untuk selalu bisa membuat laki-laki yang paling aQ cintai itu selalu tersenyum.

Laki-laki yang paling aQ cintai itu harus bahagia, HARUS! Karena, dia sosok luar biasa dalam hidupQ.

Dia adalah..... ayahQ tersayang, Mardjaeni Hussein Djafar.... Makasih untuk semuanya ayah.... Thanks for the Gen :)..... Love You,,,always......

Tuhan Pasti Tahu

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 13.27 0 komentar
Tuhan, Engkau tahu betapa tertatihnya aQ untuk bangkit kembali setelah ujian itu. Engkau tahu betapa susahnya aQ menarik bibirQ untuk tersenyum dengan tulus usai malam itu. Tapi, aQ yakin Engkau juga tahu apa yang akan terjadi kepadaQ di masa yang akan datang. Dan Engkau tahu bahwa aQ pasti bisa berhasil melewati ini semua dengan baik. Ampuni aQ yang banyak mengeluh ini. Bimbinglah aQ untuk sadar bahwa Engkau selalu Maha Tahu.

Pasrah......

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 13.22 0 komentar
Seseorang mengatakan kepadaQ, “Sabar itu tidak mudah dan ikhlas memang sangat sulit. Semoga Tuhan memberimu kekuatan!”

Hampir setiap hari aQ dihantui mimpi buruk, angan-angan atas jawaban “Why?” yang entah bisa terjawab atau tidak. Dalam sujud aQ akhirnya menambah, “Ya Allah, mohon ajari aQ ikhlas, mohon halau aQ untuk tidak mendendam.”

aQ berusaha memberi dengan tulus ketika pada saatnya itu dianggap tidak berharga tanpa aQ tahu pasti apa penyebabnya. Rasanya, seperti seseorang yang kalah perang sebelum diberi kesempatan berlaga di medan perang. Atau aQ seperti buah apel yang sudah lama ingin dipetiknya, namun ketika apel itu sudah dipetik tidak jadi dimakan. Dibuang begitu saja di tempat sampah.

Hingga hari ini aQ masih bangun dengan keadaan ngilu di ulu hati. Berulangkali membaca asma Allah dan rasanya tak ingin berhenti walau sedetikpun. Berat, berat, dan berat tatkala silih berganti pertanyaan yang sama berulang. Pertanyaan yang tak ingin aQ jawab. Bukan karena aQ tak mau, tapi aQ berusaha tak menyebut sebuah nama.

Bukan karena aQ benci, tapi karena aQ tak mau lagi menghujat perilakunya kepadaQ. Dia lupa satu hal, bahwa sejak malam itu aQ memasrahkan kepercayaan juga keyakinan padanya. Harganya begitu mahal, dan sulit bagiQ mengetahui kenyataan bahwa itu semua dianggap tidak berharga.

Rasanya, ingin sekali dihantam batu besar untuk bisa lupa. Sepertinya itu lebih baik. Apa dayaQ, hanya Tuhan yang bisa. Hanya Tuhan yang punya Kuasa.

“Ya Tuhan, jika masih ada yang tersisa, salah duga tentang diriQ dalam pandangan orang-orang, mohon Kuasa-Mu untuk meluruskannya. Dan aQ mohon, selesaikan semua ini dengan caramu yang paling indah.”

aQ memutuskan diam mulai sekarang. Pasrah. Tapi aQ selalu tak berhenti meyakini bahwa pertolongan Allah laksana kedipan mata, akan berkedip jika sudah waktunya.

Selasa, 09 Februari 2010

Kangen...

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 16.06 0 komentar
Huuuuuahhh....aku baru aja luluran neehh,,, heheheheheee.... habis sekarang aku agak hitaman gitu... gara2 naek motor ke tempat kerja... tau kan kalo sekarang cuaca puanasssss buanget.... lagian aku juga malu... kemaren waktu aku ama yayangku... aku perhatiin,,, kok dia lebih putih dari aku ya??? padahal dulunya nggak... heeueheueheueeheu

Di, aku kangen banget nih ama dia... gitu deh kalo habis bareng dia,,, rasanya berat banget kalo pisah lagi,, pengennya sih bersama dia terus... hmmm... pokoknya berat banget,,, mudah2an mimpiku untuk selamanya ada di dekatnya bisa segera terwujud secepatnya,, amin ya rab...

tadi siang sih dia sempet telfon aku,, katanya dia lagi piket,, huuaaahh,, liburku masih lama, berarti spend the night with him juga masih lama nih,,,,,,, aku ga tahan,,, kangenn... kangen banget yang,,, miss you,,, baik2 di sana ya,,, tungguin aku,,, aku akan datang kalo aku libur lagi secepatnya,,, miss you,, miss you,,,,, mmmmmmmuuuaahhhhh...

Jumat, 05 Februari 2010

Untuk Belahan JiwaQ (Kelak)

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 13.04 1 komentar

Sayang,
Apa kamu tahu…
Siapa namaQ?
Di mana rumahQ?
Dan bagaimana aQ sebenarnya?

Apa kamu tahu,
aQ pecinta warna merah jambu
Sangat menyukai buku
Dan senang menopang kedua kakiQ

aQ suka tidur di sisi kananQ
Selalu memakai cincin di jari manisQ
Senang menulis puisi
Dan memandangi laut hingga berjam-jam lamanya

Hmmmmm.....
Saat ini mungkin kau belum tahu itu semua
Dan itu membuatQ semakin tak sabar untuk bertemu denganmu

Tenang saja,
Nanti akan aQ beri tahu semua tentangQ
Dan kan aQ dengarkan semua cerita-ceritamu
sambil aQ genggam tanganmu
Dan aQ abadikan senyummu di dalam ingatanQ

Kini pun aQ mungkin masih belum tahu
Siapa namamu?
Di mana dirimu?
Dan bagaimana kamu sebenarnya?

Apa kamu jauh?
Atau malah sangat dekat denganQ?

Tapi,
Dalam setiap hembus napas aQ selalu memikirkanmu
Dalam setiap doaQ selalu menyebut kamu

Hingga nanti saat aQ menemukanmu
aQ tahu engkaulah belahan jiwaQ
Yang diciptakan hanya untuk aQ

Tentang aQ Jatuh Cinta Kepadamu

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.52 0 komentar

Manusia tak dapat memilih dengan siapa ia akan jatuh cinta
Seperti layaknya aQ yang tak pernah tahu mengapa aQ bisa memberi hatiQ padamu
Kadang di tengah gundah aQ mengeluh, kenapa harus kamu?
Di antara berjuta lelaki di luar sana, mengapa harus kamu?

Jujur, aQ tak tahu apa jawabannya
Pula aQ tak mengerti bagaimana bisa hatiQ kau curi secepat itu

aQ menyadari betapa banyak yang berbeda dari kita
Betapa jauh jarak yang ada di antara dunia kita
Dan kadang ku merenung, apa jembatan di antaranya cukup kokoh untuk mampu membuat kita bertahan?

Aaaah, andai saja kau bisa tahu
Seandainya kau mampu mengerti betapa rasa ini begitu memenjarakan sukma
Hingga terkadang aQ harus terus memacu hatiQ yang lelah
Untuk tak pernah letih mencoba menggapai hatimu

Namun lara tak jua mereda
Karena kini aQ merasa cinta ini terlalu buta, terlalu fana
Sebab aQ rasa kau tak pernah bisa paham
Mengapa aQ tak pernah bisa berhenti untuk mendamba dan mencinta dirimu