Minggu, 17 Januari 2010

Kau Tak Pernah Mengerti


PerasaanQ ini semakin tak menentu.
Kau tak pernah mengerti apa yang aQ rasakan padamu.
Kau tak mengerti apa arti tatapan mataQ itu.
Kau tak pernah mengerti rindu yang aQ rasakan untukmu.

Hatiku tersayat,
Hatiku gundah
Hatiku pedih
karena cinta yang tak pernah kau mengerti.

Seakan semuanya terlambat.
PerasaanQ semakin lebur bersama jenuhQ.
Namun cinta itu tak pernah bisa hilang begitu saja.
aQ masih merindukanmu.

Bibir ini tak mampu berucap.
Lidah ini kelu.
aQ tak bisa ungkapkan cinta.
aQ risau memendam perasaan ini.

Apakah ini akan terus berlangsung hingga nanti?
Saat semuanya sudah berakhir?
Saat semuanya sudah tak perduli?
Apakah kau akan merasakan betapa aQ mencintaimu?

Kau tak pernah mengerti.
Betapa aQ mencintaimu.
Betapa aQ merindukanmu.
Betapa aQ ingin di sampingmu.

aQ ingin kau tau perasaanQ ini.
Tapi apakah semuanya akan terlambat?

aQ Nggak Percaya Lagi.......


Mungkin aQ memang gak akan percaya lagi dengan semua
cinta yang mereka berikan, dengan perhatian yang dia tunjukkan, karena aQ hanya ingin seseorang yang benar - benar tulus mencintaiQ, menyayangiQ, dan benar - benar
menganggapQ.

aQ gak ingin mereka suka aQ karena keadaan, mereka sayang aQ karena hanya terpaksa, mereka ingin aQ karena
penasaran. aQ gak ingin ketidaktulusan, aQ gak ingin
ketidakjujuran, dan aQ tidak ingin kemunafikan. yang aQ mau, hanyalah kesungguhan, tulus dari hati yang terdalam

aQ benci mereka yang hanya mengaggapQ sebagai sampah jika mereka sudah tak butuh aQ lagi, aQ benci mereka yang mendua di belakangQ, aQ gak akan memaafkan
dan mengampuni mereka itu.

aQ gak mau terjebak untuk kedua kalinya. Mungkin aQ gak akan percaya lagi dengan apa yang mereka beri. Gak akan pernah percaya lagi!

aQ Sangat Kesepian


aQ benar - benar kesepian, sangat kesepian sekalii,,,
aQ butuh teman untuk membuat hariQ lebih berwarna lagi,
lebih ceria lagi,,
aQ ingin ada seseorang yang selalu memberiQ semangat dan memberiQ perhatian,,
aQ ingin ada
orang yang selalu ada di sisiQ, untuk mendengarkanQ
bercerita, untuk menemaniQ menangis, dan menemaniQ
tertawa,,,

aQ begitu sangat kesepian,,
HidupQ seolah - olah hampa,
gak ada ujungnya,,,
Dan aQ sangat kesaal sekalii,,

aQ bingung mak ngelampiasin kemana semua perasaan yang gak pernah aQ bisa keluarin dan gak bisa aQ ungkapin selama ini,,,,

Inilah mengapa aQ selalu menjadi orang yang
bertemperamental,, kaku,, dan terkadang tak menentu,,,
Tapi aQ gak akan pernah menjadi segila itu,,
Menjadi
segila yang lebih parah lagi,,, aQ cuma ingin sekali
mempunyai teman,, aQ ingin mempunyai teman yang baik, yang
bisa menerima aQ dan menyanyangi aQ, aQ ingin ada yang menemaniQ di setiap hari - hariQ, aQ ingin ada yang mengerti perasaanQ ini.

aQ begitu kesepian,, Sangat
kesepian sekali,, Hanya sekedar tawa yang kosong dan hampa,,, Yang aQ tunjukkan pada mereka semua,,, Tawa yang
tak pernah aQ rasakan setulusnya lepas dari hatiQ,,
HatiQ menangis dan menjerit. Hatiku kosong,,, Bahkan di
tengah keramaian pun aQ merasa kesepian,,,,

aQ sangat kesepian sekali!

HidupQ Seperti Ini Saja


HidupQ seperti ini ini saja, gak ada variasinya sama
sekali. aQ ingin hidupQ lebih bermakna. aQ ingin hidupQ lebih berwarna lagi, seperti dulu waktu masih di masa - masa SMU. HidupQ seperti menarik, ceria dan
berwarna. Begitu menyenangkan.

aQ ingin banget saat ini hidupQ seperti itu lagi.
Menjadi berwarna, ceria, menyenangkan , dan bermakna bagi orang lain.

aQ ingin banget ada orang yang selalu memperhatikanQ.
Menemani hari - hariQ dan selalu memberiQ semangat. aQ
ingin sekali, mendapatkan teman yang baik dan bisa
menerima apa adanya aQ, yang bisa membuat hari - hariQ menjadi lebih bersemangat lagi, lebih indah dan berwarna
lagi, dan pastinya lebih bermakna lagi.

I hope, hidupQ gak bakalan sepi lagi seperi ini.

Sepi!!!!!

Melukai sepi
Menanti hati
Melewati hari-hari yang tak terasa
Rasanya semua hampa…. Kosong….. Gak punya arti…..
Bahkan mungkin sepi sudah enggan bertandang ke hati ini, tapi kenapa juga aQ masih terus menahannya supaya tidak lekas pergi

Sepi, tunggu sini dulu…..
Temani aQ dulu melewati hari-hari ini
Kalo bukan kamu yang nemenin, aQ takut gak bisa ngelewatin hari ini….
Tunggu ya…..

“aQ harus menemani orang lain lagi”
“Kamu gak bisa terus - terusan memonopoli aQ”
“Akan ada rasa lain yang akan menemani kamu”
“Nanti aQ panggil mereka untuk nemenin kamu”
Itu kata sepi padaQ

Gak, Sepi! Kamu gak boleh pergi sekarang!
aQ masih belum mau ditemenin yang lain
Ya sepi ya?? Temenin aQ ya…………….

Senin, 11 Januari 2010

RinduQ

Behembuslah sang bayu
Tiup segala rasa rindu ini padamu
Tapi biar tanpa kau tahu
aQ diam-diam dalam hati mengharapmu

Walau sekali saja tersenyum padaQ
Atau aQ beranikan diri bertemu dalam ragu
Bertanya padamu
Adakah puisi yang tempo hari masih ada di hatimu?

Masih ada bayangmu yang selalu menemaniQ
Di mimpi - mimpi yang tak pernah berlabuh

Masih ada senyummu yang tempo hari itu
Dan kenangan - kenangan tatapmu yang membuatQ beku

Maafkan, aQ tepiskan rasa ini selalu
Menjauhimu
Namun tak kuasa jiwa tak merindu

Maafkan, aQ ragukan selalu diriQ
Namun aQ biarkan rasa ini menggangu

Maafkan, juga karena sekarang melupakanmu sungguh aQ belum mampu
Namun aQ ingin semua ini berlalu

Dan kenangan adalah yang tertulis dalam hatiQ
Selalu…

Mencari

aQ mencari cinta ke mana - mana
Di sela-sela lagu dan lantunan music
Di antara wangi bunga - bunga setiap musim
Di antara awan - awan yang silih berganti menghias langit
Dan diantara bintang - bintang yang bergelantungan pada malam

Lalu…..

aQ menghapus rindu yang untuknya
Tapi aQ tak bisa!


aQ mencari cinta ke mana - mana
Di relung-relung sepi
Di kedalaman kalbu
Di sisi-sisi gelisah
Dan di antara desahan resah

Lalu…..

aQ tahu dia bukan cintaQ
Benarkah???
aQ juga ragu...

Melangkahi Hari - Hari

Melangkahi hari-hari
Dan ingin melupakan jejakmu

Menyapa angin dan dedaunan sore ini
Di mana-mana ada senyummu (sialan!)

Apakah tak bisa aQ hapus rindu?
Seperti hujan menghapus debu

Apakah tak bisa aQ hapus galau?
Seperti ketika aQ tak ingat kau

Sejauh mana aQ bisa lari?
aQ coba terus berlari
Hanya seperti ketika aQ menari
Dan lupa pada hari

Hari ini apa yang bisa aQ nyanyikan lagi?
Senandung hati entah bagaimana terdiam
Kemudian berhenti sama sekali

Hanya kenangan, atau bayang - bayang temaram kelam

aQ tak pernah sadar waktu memulai kisah ini
Juga tak pernah menyerah untuk menyudahi
Hidup kan terus dijalani
Dengan cinta atau tanpa dicintai…..

Bulan Gerhana

Lagi-lagi aQ terpasung
menjejak kata dalam rasa ini
Padahal dulu aQ sudah bilang,
aQ hanya ingin mati rasa..

Menatap indahnya langit
Melenakan dan membuat takjub
Terlebih saat pandangan beradu bulan
Selami rasa yang tak lagi asing di telinga

aQ tak pernah berharap lebih padamu
Persis seperti saat pertama kali aQ melihatmu
Maka saat gelap mentari menghalangimu
Dan ciptakan gerhana tutupi cahayamu
aQ tak kan protes
Tak jua itu salahmu, atau salahQ
Itu hanya bagian dari hidup
dan revolusi

Meski sulit, tapi ijinkan aQ
untuk mati rasa. Kali ini saja..

Dan bila suatu saat pelita hati bertanya di mana,
aQ akan bilang, tak perlu gelisah
meski bulan gerhana dan tak kasat mata
Tapi ia ada di sana
dan masih akan ada di atas sana..

Suatu waktu
maaf bila aQ masih suka mengintipmu dari balik jendelaQ
Dan lagi - lagi..
aQ tersenyum
Saat aQ temukan orbitmu yang lain
Engkau masih dalam sederhanamu
Dalam lembut cahayamu

Tetaplah di atas sana bulan,
Meski gerhana dan matahari menghadang
Tapi kita tak kan menyerah, bukan?

RinduQ Padamu

RinduQ padamu
tak mudah usai Sepanjang hari
Perlahan dan pasti masih menghangat
Bahkan menghampakan jiwa

RinduQ padamu
Membuat janjiQ tak mudah terhapus
Segera mengikat segalanya dalam setiap ucap
Bahkan Menyenandungkan nelangsa

RinduQ padamu
Membuat hati ini penuh warna
Tak mudah untuk memutih dan menghitam
Bahkan melanggengkan indahnya pelangi

RinduQ padamu
Tak segan-segan menusuk desah nafasQ
Tak mudah terucapkan karena ini cukup sudah menjadi rahasia
Bahkan abadi membisunya

RinduQ padamu
Biar masa saja yang bilang
Selalu aQ merinduimu

So Hard!!!

Astaghfirullah...
Ini apa??

Terkadang rasa yang bukan hak ini begitu menyiksa..
aQ dan dia mungkin memang berjarak..
Tapi hati ini ya Allah, kenapa tak jua Kau ciptakan jarak dengannya?

Astaghfirullah..
Sakit ya Allah.. Sakit..
aQ tau Engkau yang menanamkan ini di dalam kalbuQ..
Kalau salah, tolong dicabut saja.. Tolong..
Terlalu pahit..

Tapi kalau benar menurut-Mu, tetap tanamlah..
Hanya kuasaMu yang membuat rasa yang seperti ini..

Sudah aQ coba untuk menepiskannya..
Tapi malah tak ada yang terkikis sedikitpun..
Rasa ini masih sama, bahkan bertambah-tambah..

aQ kini hanya bisa memupus semua harapan yang ada, kecuali harapan kepada-Mu..

Hujan Yang aQ Rindu

Pantai . .
Disana ada ribuan inspirasi
Bisa aQ lihat air yang begitu ganas memanggil-manggil
Tapi bukan aQ gentar dengan raunganmu wahai ombak
Ada yang indah tak terperi..
Langit!
Iya langit, tetaplah disitu
aQ disini melihatmu
Luas..
Begitu indah..

Ada sejuta harapan yang aQ gantung di sana..

Hujan
Kamulah yang slalu aQ tunggu
Dari episode langit
Saat ada berjuta harapan yang turun pula dari singgasanamu..
Membawa kedamaian, tak jarang pula malah musibah yang kau datangkan..

Ah,
Tapi aQ?
Masih sama seperti dulu..
Slalu merindukan datangmu wahai hujan..
Karna darimu ada ingatan tentang seseorang, yang begitu jauh terpisah jarak..

I Miss You

Saat-saat seperti ini
Pintu tlah terkunci
Lampu tlah mati
aQ ingin pulang
Tuk segera berjumpa
Denganmu

Waktu-waktu seperti ini
Di dalam selimut
Harapkan mimpi
Bayangan pulang
Tuk segera berjumpa
Denganmu

aQ ingin kau tahu
aQ bergetar merindukanmu
Hingga pagi menjelang

Sesaat mata terpejam
Tirai imaji terbuka
Semakin ku terlelap
Semakin jelas hangat senyuman
Tak ingin terjaga
Sampai aQ pulang

PintaQ

PintaQ..
Rabbi..
PintaQ tak banyak,,,,
Cukup satu saja
Satuuuuu saja!

Cukupkan!
Hanya itu yang aQ inginkan
Cukupkan sehatQ
Cukupkan rizkiQ
Cukupkan saja

aQ tak pinta lebiiih
Cukup saja ya Alloh
Karena bagiQ merasa cukup itu begitu sulit

Ada saja yang kurang
Ada saja rasa tak puas
Ada saja kufur itu

Aku ingin jadi mahluk
Yang pandai bersyukur

Jumat, 08 Januari 2010

TangisanQ

Belakangan ini aQ sering menangis...
Sedikit-sedikit menangis.... Sedikit-sedikit menangis...
Apa aQ sudah berubah jadi gadis yang begitu cengeng???
Entahlah...

Tapi, pernah pada suatu ketika sulit sekali buatQ untuk menangis...
Sampai aQ takut jangan-jangan hatiQ ini sudah terlalu dingin dan beku...
Ya, waktu itu aQ sampai meminta teman-teman untuk bercerita tentang cerita-cerita yang mungkin bisa membuatQ menangis,,,
Tapi, tetap saja sulit...

Hingga akhirnya aQ akhirnya bisa menangis sendiri,,,
Di tengah malam sampai Subuh menjelang...
Alhamdulillah,,,
Waktu itu aQ begitu bersyukurnya...
Karena sungguh, aQ takut klo hatiQ telah benar-benar beku...

Tapi, sekarang.. Ah, biarlah..
Bukankah dulu aQ pernah mengalami masa-masa yang sulit untuk menangis???
Biarlah... Biar kusyukuri saja...
TerimakasihQ ya Allah,,,
Hanya padaMu...
Mudah - mudahan Engkau tidak akan menutup hatiQ lagi. Amin

Minggu, 17 Januari 2010

Kau Tak Pernah Mengerti

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 18.11 0 komentar

PerasaanQ ini semakin tak menentu.
Kau tak pernah mengerti apa yang aQ rasakan padamu.
Kau tak mengerti apa arti tatapan mataQ itu.
Kau tak pernah mengerti rindu yang aQ rasakan untukmu.

Hatiku tersayat,
Hatiku gundah
Hatiku pedih
karena cinta yang tak pernah kau mengerti.

Seakan semuanya terlambat.
PerasaanQ semakin lebur bersama jenuhQ.
Namun cinta itu tak pernah bisa hilang begitu saja.
aQ masih merindukanmu.

Bibir ini tak mampu berucap.
Lidah ini kelu.
aQ tak bisa ungkapkan cinta.
aQ risau memendam perasaan ini.

Apakah ini akan terus berlangsung hingga nanti?
Saat semuanya sudah berakhir?
Saat semuanya sudah tak perduli?
Apakah kau akan merasakan betapa aQ mencintaimu?

Kau tak pernah mengerti.
Betapa aQ mencintaimu.
Betapa aQ merindukanmu.
Betapa aQ ingin di sampingmu.

aQ ingin kau tau perasaanQ ini.
Tapi apakah semuanya akan terlambat?

aQ Nggak Percaya Lagi.......

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 18.05 0 komentar

Mungkin aQ memang gak akan percaya lagi dengan semua
cinta yang mereka berikan, dengan perhatian yang dia tunjukkan, karena aQ hanya ingin seseorang yang benar - benar tulus mencintaiQ, menyayangiQ, dan benar - benar
menganggapQ.

aQ gak ingin mereka suka aQ karena keadaan, mereka sayang aQ karena hanya terpaksa, mereka ingin aQ karena
penasaran. aQ gak ingin ketidaktulusan, aQ gak ingin
ketidakjujuran, dan aQ tidak ingin kemunafikan. yang aQ mau, hanyalah kesungguhan, tulus dari hati yang terdalam

aQ benci mereka yang hanya mengaggapQ sebagai sampah jika mereka sudah tak butuh aQ lagi, aQ benci mereka yang mendua di belakangQ, aQ gak akan memaafkan
dan mengampuni mereka itu.

aQ gak mau terjebak untuk kedua kalinya. Mungkin aQ gak akan percaya lagi dengan apa yang mereka beri. Gak akan pernah percaya lagi!

aQ Sangat Kesepian

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 18.00 0 komentar

aQ benar - benar kesepian, sangat kesepian sekalii,,,
aQ butuh teman untuk membuat hariQ lebih berwarna lagi,
lebih ceria lagi,,
aQ ingin ada seseorang yang selalu memberiQ semangat dan memberiQ perhatian,,
aQ ingin ada
orang yang selalu ada di sisiQ, untuk mendengarkanQ
bercerita, untuk menemaniQ menangis, dan menemaniQ
tertawa,,,

aQ begitu sangat kesepian,,
HidupQ seolah - olah hampa,
gak ada ujungnya,,,
Dan aQ sangat kesaal sekalii,,

aQ bingung mak ngelampiasin kemana semua perasaan yang gak pernah aQ bisa keluarin dan gak bisa aQ ungkapin selama ini,,,,

Inilah mengapa aQ selalu menjadi orang yang
bertemperamental,, kaku,, dan terkadang tak menentu,,,
Tapi aQ gak akan pernah menjadi segila itu,,
Menjadi
segila yang lebih parah lagi,,, aQ cuma ingin sekali
mempunyai teman,, aQ ingin mempunyai teman yang baik, yang
bisa menerima aQ dan menyanyangi aQ, aQ ingin ada yang menemaniQ di setiap hari - hariQ, aQ ingin ada yang mengerti perasaanQ ini.

aQ begitu kesepian,, Sangat
kesepian sekali,, Hanya sekedar tawa yang kosong dan hampa,,, Yang aQ tunjukkan pada mereka semua,,, Tawa yang
tak pernah aQ rasakan setulusnya lepas dari hatiQ,,
HatiQ menangis dan menjerit. Hatiku kosong,,, Bahkan di
tengah keramaian pun aQ merasa kesepian,,,,

aQ sangat kesepian sekali!

HidupQ Seperti Ini Saja

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 17.58 0 komentar

HidupQ seperti ini ini saja, gak ada variasinya sama
sekali. aQ ingin hidupQ lebih bermakna. aQ ingin hidupQ lebih berwarna lagi, seperti dulu waktu masih di masa - masa SMU. HidupQ seperti menarik, ceria dan
berwarna. Begitu menyenangkan.

aQ ingin banget saat ini hidupQ seperti itu lagi.
Menjadi berwarna, ceria, menyenangkan , dan bermakna bagi orang lain.

aQ ingin banget ada orang yang selalu memperhatikanQ.
Menemani hari - hariQ dan selalu memberiQ semangat. aQ
ingin sekali, mendapatkan teman yang baik dan bisa
menerima apa adanya aQ, yang bisa membuat hari - hariQ menjadi lebih bersemangat lagi, lebih indah dan berwarna
lagi, dan pastinya lebih bermakna lagi.

I hope, hidupQ gak bakalan sepi lagi seperi ini.

Sepi!!!!!

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 17.39 0 komentar
Melukai sepi
Menanti hati
Melewati hari-hari yang tak terasa
Rasanya semua hampa…. Kosong….. Gak punya arti…..
Bahkan mungkin sepi sudah enggan bertandang ke hati ini, tapi kenapa juga aQ masih terus menahannya supaya tidak lekas pergi

Sepi, tunggu sini dulu…..
Temani aQ dulu melewati hari-hari ini
Kalo bukan kamu yang nemenin, aQ takut gak bisa ngelewatin hari ini….
Tunggu ya…..

“aQ harus menemani orang lain lagi”
“Kamu gak bisa terus - terusan memonopoli aQ”
“Akan ada rasa lain yang akan menemani kamu”
“Nanti aQ panggil mereka untuk nemenin kamu”
Itu kata sepi padaQ

Gak, Sepi! Kamu gak boleh pergi sekarang!
aQ masih belum mau ditemenin yang lain
Ya sepi ya?? Temenin aQ ya…………….

Senin, 11 Januari 2010

RinduQ

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.36 0 komentar
Behembuslah sang bayu
Tiup segala rasa rindu ini padamu
Tapi biar tanpa kau tahu
aQ diam-diam dalam hati mengharapmu

Walau sekali saja tersenyum padaQ
Atau aQ beranikan diri bertemu dalam ragu
Bertanya padamu
Adakah puisi yang tempo hari masih ada di hatimu?

Masih ada bayangmu yang selalu menemaniQ
Di mimpi - mimpi yang tak pernah berlabuh

Masih ada senyummu yang tempo hari itu
Dan kenangan - kenangan tatapmu yang membuatQ beku

Maafkan, aQ tepiskan rasa ini selalu
Menjauhimu
Namun tak kuasa jiwa tak merindu

Maafkan, aQ ragukan selalu diriQ
Namun aQ biarkan rasa ini menggangu

Maafkan, juga karena sekarang melupakanmu sungguh aQ belum mampu
Namun aQ ingin semua ini berlalu

Dan kenangan adalah yang tertulis dalam hatiQ
Selalu…

Mencari

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.36 0 komentar
aQ mencari cinta ke mana - mana
Di sela-sela lagu dan lantunan music
Di antara wangi bunga - bunga setiap musim
Di antara awan - awan yang silih berganti menghias langit
Dan diantara bintang - bintang yang bergelantungan pada malam

Lalu…..

aQ menghapus rindu yang untuknya
Tapi aQ tak bisa!


aQ mencari cinta ke mana - mana
Di relung-relung sepi
Di kedalaman kalbu
Di sisi-sisi gelisah
Dan di antara desahan resah

Lalu…..

aQ tahu dia bukan cintaQ
Benarkah???
aQ juga ragu...

Melangkahi Hari - Hari

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.33 0 komentar
Melangkahi hari-hari
Dan ingin melupakan jejakmu

Menyapa angin dan dedaunan sore ini
Di mana-mana ada senyummu (sialan!)

Apakah tak bisa aQ hapus rindu?
Seperti hujan menghapus debu

Apakah tak bisa aQ hapus galau?
Seperti ketika aQ tak ingat kau

Sejauh mana aQ bisa lari?
aQ coba terus berlari
Hanya seperti ketika aQ menari
Dan lupa pada hari

Hari ini apa yang bisa aQ nyanyikan lagi?
Senandung hati entah bagaimana terdiam
Kemudian berhenti sama sekali

Hanya kenangan, atau bayang - bayang temaram kelam

aQ tak pernah sadar waktu memulai kisah ini
Juga tak pernah menyerah untuk menyudahi
Hidup kan terus dijalani
Dengan cinta atau tanpa dicintai…..

Bulan Gerhana

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.28 0 komentar
Lagi-lagi aQ terpasung
menjejak kata dalam rasa ini
Padahal dulu aQ sudah bilang,
aQ hanya ingin mati rasa..

Menatap indahnya langit
Melenakan dan membuat takjub
Terlebih saat pandangan beradu bulan
Selami rasa yang tak lagi asing di telinga

aQ tak pernah berharap lebih padamu
Persis seperti saat pertama kali aQ melihatmu
Maka saat gelap mentari menghalangimu
Dan ciptakan gerhana tutupi cahayamu
aQ tak kan protes
Tak jua itu salahmu, atau salahQ
Itu hanya bagian dari hidup
dan revolusi

Meski sulit, tapi ijinkan aQ
untuk mati rasa. Kali ini saja..

Dan bila suatu saat pelita hati bertanya di mana,
aQ akan bilang, tak perlu gelisah
meski bulan gerhana dan tak kasat mata
Tapi ia ada di sana
dan masih akan ada di atas sana..

Suatu waktu
maaf bila aQ masih suka mengintipmu dari balik jendelaQ
Dan lagi - lagi..
aQ tersenyum
Saat aQ temukan orbitmu yang lain
Engkau masih dalam sederhanamu
Dalam lembut cahayamu

Tetaplah di atas sana bulan,
Meski gerhana dan matahari menghadang
Tapi kita tak kan menyerah, bukan?

RinduQ Padamu

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.13 0 komentar
RinduQ padamu
tak mudah usai Sepanjang hari
Perlahan dan pasti masih menghangat
Bahkan menghampakan jiwa

RinduQ padamu
Membuat janjiQ tak mudah terhapus
Segera mengikat segalanya dalam setiap ucap
Bahkan Menyenandungkan nelangsa

RinduQ padamu
Membuat hati ini penuh warna
Tak mudah untuk memutih dan menghitam
Bahkan melanggengkan indahnya pelangi

RinduQ padamu
Tak segan-segan menusuk desah nafasQ
Tak mudah terucapkan karena ini cukup sudah menjadi rahasia
Bahkan abadi membisunya

RinduQ padamu
Biar masa saja yang bilang
Selalu aQ merinduimu

So Hard!!!

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.12 0 komentar
Astaghfirullah...
Ini apa??

Terkadang rasa yang bukan hak ini begitu menyiksa..
aQ dan dia mungkin memang berjarak..
Tapi hati ini ya Allah, kenapa tak jua Kau ciptakan jarak dengannya?

Astaghfirullah..
Sakit ya Allah.. Sakit..
aQ tau Engkau yang menanamkan ini di dalam kalbuQ..
Kalau salah, tolong dicabut saja.. Tolong..
Terlalu pahit..

Tapi kalau benar menurut-Mu, tetap tanamlah..
Hanya kuasaMu yang membuat rasa yang seperti ini..

Sudah aQ coba untuk menepiskannya..
Tapi malah tak ada yang terkikis sedikitpun..
Rasa ini masih sama, bahkan bertambah-tambah..

aQ kini hanya bisa memupus semua harapan yang ada, kecuali harapan kepada-Mu..

Hujan Yang aQ Rindu

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.09 0 komentar
Pantai . .
Disana ada ribuan inspirasi
Bisa aQ lihat air yang begitu ganas memanggil-manggil
Tapi bukan aQ gentar dengan raunganmu wahai ombak
Ada yang indah tak terperi..
Langit!
Iya langit, tetaplah disitu
aQ disini melihatmu
Luas..
Begitu indah..

Ada sejuta harapan yang aQ gantung di sana..

Hujan
Kamulah yang slalu aQ tunggu
Dari episode langit
Saat ada berjuta harapan yang turun pula dari singgasanamu..
Membawa kedamaian, tak jarang pula malah musibah yang kau datangkan..

Ah,
Tapi aQ?
Masih sama seperti dulu..
Slalu merindukan datangmu wahai hujan..
Karna darimu ada ingatan tentang seseorang, yang begitu jauh terpisah jarak..

I Miss You

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.04 0 komentar
Saat-saat seperti ini
Pintu tlah terkunci
Lampu tlah mati
aQ ingin pulang
Tuk segera berjumpa
Denganmu

Waktu-waktu seperti ini
Di dalam selimut
Harapkan mimpi
Bayangan pulang
Tuk segera berjumpa
Denganmu

aQ ingin kau tahu
aQ bergetar merindukanmu
Hingga pagi menjelang

Sesaat mata terpejam
Tirai imaji terbuka
Semakin ku terlelap
Semakin jelas hangat senyuman
Tak ingin terjaga
Sampai aQ pulang

PintaQ

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.00 0 komentar
PintaQ..
Rabbi..
PintaQ tak banyak,,,,
Cukup satu saja
Satuuuuu saja!

Cukupkan!
Hanya itu yang aQ inginkan
Cukupkan sehatQ
Cukupkan rizkiQ
Cukupkan saja

aQ tak pinta lebiiih
Cukup saja ya Alloh
Karena bagiQ merasa cukup itu begitu sulit

Ada saja yang kurang
Ada saja rasa tak puas
Ada saja kufur itu

Aku ingin jadi mahluk
Yang pandai bersyukur

Jumat, 08 Januari 2010

TangisanQ

Diposting oleh StiKa HiKMaWaN di 12.30 0 komentar
Belakangan ini aQ sering menangis...
Sedikit-sedikit menangis.... Sedikit-sedikit menangis...
Apa aQ sudah berubah jadi gadis yang begitu cengeng???
Entahlah...

Tapi, pernah pada suatu ketika sulit sekali buatQ untuk menangis...
Sampai aQ takut jangan-jangan hatiQ ini sudah terlalu dingin dan beku...
Ya, waktu itu aQ sampai meminta teman-teman untuk bercerita tentang cerita-cerita yang mungkin bisa membuatQ menangis,,,
Tapi, tetap saja sulit...

Hingga akhirnya aQ akhirnya bisa menangis sendiri,,,
Di tengah malam sampai Subuh menjelang...
Alhamdulillah,,,
Waktu itu aQ begitu bersyukurnya...
Karena sungguh, aQ takut klo hatiQ telah benar-benar beku...

Tapi, sekarang.. Ah, biarlah..
Bukankah dulu aQ pernah mengalami masa-masa yang sulit untuk menangis???
Biarlah... Biar kusyukuri saja...
TerimakasihQ ya Allah,,,
Hanya padaMu...
Mudah - mudahan Engkau tidak akan menutup hatiQ lagi. Amin